Per-Oktober 2018, Pemberian Vaksin MR di Kota Semarang Mencapai 86 Persen

Berdasarkan data yang dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono, pada tahun 2017 Kota Semarang sudah melampaui target vaksin

Per-Oktober 2018, Pemberian Vaksin MR di Kota Semarang Mencapai 86 Persen
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ilustrasi pemberian vaksin MR 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sempat sedikit diterpa isu tidak halal, pemberian vaksin MR (Measles Rubella) di Kota Semarang tidak terpengaruh.

Berdasarkan data yang dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono, pada tahun 2017 Kota Semarang sudah melampaui target vaksin.

"Yang semula targetnya hanya 90%, pada tahun 2017 sudah melebihi hingga 95%. Itu sebuah capaian yang sangat bagus," ucapnya.

Sedangkan per bulan Oktober 2018, capaian vaksin MR di Kota Semarang sudah mencapai 86%. Masih ada sisa dua bulan untuk mencapai target sebesar 95%.

Widoyono mengatakan, sasaran penerima vaksim MR adalah anak yang berusia 9 bulan sampai 15 tahun. Vaksin tersebut terbagi menjadi dua. Vaksin dasar dan vaksin penguat.

"Vaksin dasar untuk anak yang berusia di bawah 18 bulan. Sedangkan vaksin penguat untuk anak yang berusia di atas 18 tahun. Sedangkan vaksin penguat atau lanjutan per Oktober 2018 sudah mencapai 42%," imbuhnya.

Tahun depan, Widoyono menargetkan vaksin MR di Kota Semarang bisa mencapai 95%. Tentu hal ini bisa dicapai dengan dukungan berbagai tenaga medis yang ada di puskesmas.

"Bila semua saling bekerjasama, pasti target yang kami harapkan bisa tercapai. Paling tidak per keluarahan 80% penduduknya sudah mendapatkan vaksinasi," pungkasnya. (*)

Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved