Presiden Dorong Para CEO Bisa Memanfaatkan Ketidakpastian Ekonomi Global

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong para CEO bisa menghadapi kondisi ekonomi global

Presiden Dorong Para CEO Bisa Memanfaatkan Ketidakpastian Ekonomi Global
Tribun jateng/akbar hari mukti
Presiden Jokowi sarapan di rest area km 538, tol Sragen-Ngawi, Rabu (28/11/2018). 

JAKARTA, TRIBUN JATENG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong para CEO bisa menghadapi kondisi ekonomi global yang penuh dengan ketidakpastian. Hal itu antara lain bisa dilakukan dengan menangkap peluang yang ada.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat membuka 'Kompas100 CEO Forum' di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Selasa (27/11).

Jokowi mengatakan, ketidakpastian itu bisa dilihat dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pasific Economic Cooperation (APEC) 2018 di Port Moresby, Papua Nugini pada 17-18 November lalu, gagal membuahkan hasil kesepakatan.

Hal itu terjadi karena dua kekuatan besar ekonomi dunia saat ini, yaitu Amerika Serikat (AS) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terus bersitegang.

Selain itu, KTT APEC gagal menghasilkan deklarasi, mengingat lebarnya perbedaan posisi antara Amerika Serikat dan RRT mengenai isu perdagangan (multilateral trading system).

“Apa artinya? Artinya kondisi ekonomi dunia saat ini masih sangat berpotensi dilanda ketidakpastian,” katanya.
Meski masih diliputi ketidakpastian, terutama karena perang dagang antara AS dan Tiongkok, Jokowi mengajak para CEO untuk tidak takut dan terus bersikap optimistis.

Menurut dia, dalam setiap kesempitan pasti ada kesempatan dan peluang-peluang yang bisa dimanfaatkan.
“Saya juga paham cara berpikir para CEO. Saya juga senang berpikir seperti itu. Dalam suasana perang dagang seperti ini, di situ juga terbuka adanya peluang-peluang dan harus kita manfaatkan,” jelasnya.

Jokowi mengungkapkan, satu peluang yang bisa dimanfaatkan itu adalah tingginya minat pelaku usaha global untuk memindahkan pabrik-pabriknya ke negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.

Dia menambahkan, hal itu mereka lakukan agar terhindar dari hantaman tarif impor dari mitra perang dagang itu, baik Tiongkok maupun AS.

Mengisi pasar

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved