Jelang Hari AIDS Sedunia, Hotel Noormans Semarang Kunjungi Rumah Aira

Menurutnya, Hotel Noormans Semarang adalah hotel pertama yang mengunjungi Rumah Aira

Jelang Hari AIDS Sedunia, Hotel Noormans Semarang Kunjungi Rumah Aira
Tribunjateng.com/Hermawan Handaka
Menjelang peringatan hari AIDS sedunia, Hotel Noormans Semarang mengunjungi Rumah AIRA yaitu tempat singgah dan panti asuhan rumah anak yang beralamatkan di Jalan Kaba Timur No 14 RT 09/RW 13 Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Kamis (29/11). Dalam kunjungannya mereka di terima langsung oleh pendiri Rumah AIRA, Maria Magdalena Endang Sri Lestari. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mendapat kunjungan dari Hotel Noormans Semarang Kamis (29/11) pagi, pendiri Rumah Aira untuk pengidap HIV, Maria Magdalena Endang Sri Lestari (44), mengatakan sangat senang karena masih ada yang peduli dengan anak-anak pengidap HIV di rumah tersebut. Menurutnya, Hotel Noormans Semarang adalah hotel pertama yang mengunjungi Rumah Aira.

Saat sedang ada kunjungan, Mama Lena panggilannya, sedikit menjelaskan tentang beberapa anak pengidap HIV yang diasuhnya. Sejak berdiri 26 Oktober 2015, Lena sudah merawat puluhan anak. Namun sekarang hanya enam orang.

"Tidak semua dirawat di rumah ini. Ada juga yang masih ada di rumah sakit. Ada yang usia 18 bulan sampai yang paling besar 18 tahun. Mereka yang tinggal di sini kasusnya beda-beda. Ada yang yatim piatu, ada yang orangtuanya tidak mau merawat mereka, ada yang dikucilkan masyarakat tempat mereka tinggal," bebernya.

Di rumah Aira juga ada beberapa perawat sukarela yang menjaga anak-anak pengidap HIV. Perawat yang megasuh ada yang berasal dari LSM, mahasiswa, dan pekerja swasta.

"Mereka mendedikasikan diri karena merasa peduli dan ingin membuat anak-anak ini bisa beraktivitas sebagaimana anak sehat lainnya. Sebenarnya HIV tidak bisa menular melalui sentuhan, ciuman, dan alat makan yang sama. Sehingga seharusnya masyarakat tak perlu takut terhadap mereka. Virus HIV hanya tertular jika terjadi percampuran darah," jelasnya.

Lena juga sedikit memberikan tips kepada masyarakat supaya tidak menjauhi pengidap HIV. Ia ingin masyarakat menyayangi orang seperti ini karena mereka bukan orang sakit.

"Jadi jangan jauhi. Rawat mereka sebagaimana merawat anak yang sehat. Jika pola hidup sehat, para pengidap HIV juga bisa sehat walaupun virus ini tidak bisa dimusnahkan. Hanya bisa dikendalikan menggunakan konsumsi obat rutin," tegasnya.

General Manager Hotel Noormans Semarang, Noer Cholis, mengatakan kunjungannya kali ini dalam rangka memperingati hari HIV AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2018. Ia mengajak seluruh departemen karyawan hotel sebanyak 15 orang, untuk ikut peduli kepada anak-anak pengidap HIV di rumah Aira.

"Ini adalah program kepedulian kami terhadap mereka. Terlebih sebentar lagi juga akan diperingati hari AIDS sedunia. Selain di sini, kami juga pernah mengunjungi rumah kanker di Semarang," ucapnya.

Selain memberikan sedikit bantuan, karyawan Hotel Noormans Semarang yang ikut juga terinspirasi dengan sikap pengasuh yang mau mendedikasikan diri untuk merawat anak HIV. Tentunya hal itu akan membuat para karyawan semakin peduli jika bertemu dengan para pengidap HIV lainnya.

"Mereka sama seperti kami. Tidak ada perbedaan. Jangan pernah memandang pengidap HIV sebelah mata. Semoga dengan sedikit bantuan yang kami berikan bisa bermanfaat untuk rumah Aira kedepannya," pungkasnya. (*)

Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved