Rupiah Terus Menguat, Mampukah Sentuh Rp 13 ribu/Dolar AS? Ini Kata Gubernur BI

Mata uang Garuda saat ini di kisaran level Rp 14.300 per dolar AS. Namun itu dinilai masih terlalu murah

Rupiah Terus Menguat, Mampukah Sentuh Rp 13 ribu/Dolar AS? Ini Kata Gubernur BI
KONTAN/Fransiskus Simbolon
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pergerakan rupiah yang terus menguat dalam satu minggu terakhir telah membawa mata uang Garuda ke level Rp 14.300 per dolar AS.

Level tersebut, menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo masih terlalu murah atau di bawah fundamental.

Lalu, mungkinkah rupiah kembali menguat ke level Rp 13 ribu per dolar AS?

Saat ditanya mengenai hal itu Perry menjelaskan terdapat tiga hal yang memengaruhi pergerakan rupiah hingga menguat seperti saat ini setelah sempat menembus Rp 15.200 per dolar AS pada bulan September lalu.

"Pergerakan nilai tukar rupiah selalu akan dipengaruhi 3 hal."

"Satu kondisi fundamentalnya, kemudian kondisi mekanisme pasar, dan faktor-faktor teknikal perkembangan berita yang berkaitan dengan berita global."

"Misalnya perkembangan perundingan perdagangan, bagaimana statement Fed maupun sejumlah berita-berita lain," ujar Perry ketika ditemui awak media di Gedung BI, Jumat (30/11/2018).

Dari segi fundamental ekonomi Indonesia, Perry mengatakan, kepercayaan investor semakin meningkat.

Berdasarkan data BI, arus modal asing dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN) sepanjang bulan November 2018 telah masuk sebesar Rp 34,2 triliun.

Sehingga jika diakumulasikan dari awal tahun, arus modal asing berupa SBN telah masuk sebesar Rp 62,4 triliun.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved