Pengembangan Kawasan Industri Solo Raya Pesat, PLN Siap Bangun Jaringan Listrik Baru

Jaringan listrik baru disiapkan oleh PT PLN (Persero) untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan

Pengembangan Kawasan Industri Solo Raya Pesat, PLN Siap Bangun Jaringan Listrik Baru
tribunjateng/facebook
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hati Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Jaringan listrik baru disiapkan oleh PT PLN (Persero) untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan.

Potensi pengembangan kawasan industri di wilayah Solo dan sekitar dinilai dapat berkembang pesat sehingga pemasangan jaringan listrik baru siap dibangun.

Manajer PLN Solo, Mundhakir mengatakan jaringan besar sudah disiapkan di wilayah Jajar, Solo Baru, Nguter serta Sragen.

"Kita melihat di wilayah tersebut potensi pengembangan kawasan industri cukup besar," urai dia, Sabtu (1/12/2018).

Pemetaan juga tengah dilakukan oleh PT PLN di kawasan lainnya. Upaya yang telah dilakukan, ujarnya, ialah koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Juga, pihaknya berkoordinasi dengan pelaku industri yang sudah menjadi pelanggan eksisting saat ini.

"Tujuan hal ini adalah untuk mendapatkan data akurat terkait kebutuhan listrik bagi industri yang akan melakukan pengembangan di wilayah Solo Raya," terang dia.

Menurutnya PLN dapat mempersiapkan kebutuhan jaringan yang dibutuhkan. Termasuk bertujuan memaksimalkan pelayanan yang diberikan dan mendorong pertumbuhan investasi di daerah.

Lebih jauh ia mengatakan saat ini jumlah pelanggan tegangan menengah (TM) tahun 2018 mencapai 554 pelanggan.

Jumlah tersebut mencakup Unit Pelayanan Pelanggan (ULP) Surakarta Kota, Manahan, Grogol, Sukoharjo, Kartasura, Karanganyar, Palur, Sragen, Sumberlawang, Wonogiri dan Jatisrono.

"Dengan total pelanggan TM itu, tercatat wilayah Soloraya memiliki kebutuhan listrik terbesar di area Jawa Tengah dan DIY. Dengan beban puncak konsumsi listrik mencapai 680 mega volt," urainya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved