Cara Asik Galang Dana Untuk Penderita HIV/AIDS

Galang dana untuk penderita HIV/AIDS, Rumah Aira berkolaborasi dengan komunitas dan organisasi penggiat HIV mengadakan lomba dance

Cara Asik Galang Dana Untuk Penderita HIV/AIDS
Tribun Jateng/ Faizal M Affan
Puluhan peserta line dance sedang mengikuti lomba di halaman parkir Transmart Srondol, Semarang, Minggu (2/12/2018) pagi.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka penggalangan dana untuk penderita HIV AIDS yang kurang mampu, Rumah Aira berkolaborasi dengan komunitas dan organisasi penggiat HIV mengadakan lomba line dance, modern dance, dan zumba di halaman parkir Transmart Srondol Semarang, Minggu (2/12/20178) pagi.

Acara yang bertajuk Pesta Amal Zumba (PAZ) 2018 ini, diikuti oleh 400-an peserta yang datang dari berbagai kota.

Henny Soepono, PIC Acara PAZ 2018, menjelaskan peserta datang dari kota/kabupaten Solo, Temanggung, Karanganyar, Palur, dan tentunya Kota Semarang. Ini merupakan agenda tahunan dan kali ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya.

"Tahun lalu di halaman Balaikota Semarang. Sekarang di sini. Alasan kami mengadakan acara ini, sebenarnya sebagai wujud kepedulian kami terhadap penderita HIV AIDS. Terutama mereka yang tingkat ekonominya menengah ke bawah. Karena penderita HIV bisa sembuh tidak hanya cukup minum obat saja. Perlu juga mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi," paparnya.

Setiap lomba dikenai biaya pendaftaran yang berbeda-beda. Untuk linedance, peserta yang berusia di atas 46 tahun dan di bawah 45 tahun cukup membayar Rp 25 ribu per orang. Sedangkan linedance kategori grup (minimal 3 orang), dikenai biaya Rp 100 ribu per grup.

"Sedangkan untuk modern dance kategori umum minimal 5 orang, biaya pendaftarannya Rp 150 ribu per grup. Lalu untuk zumba party hanya Rp 35 ribu per orang. Semua biaya pendaftaran yang terkumpul, pastinya akan kami gunakan untuk membantu penderita HIV AIDS," tegasnya.

Alasan Henny mengadakan acara ini di mal Transmart Srondol Semarang, karena mempunyai misi yang sama. Yakni membantu mengedukasi cara menanggulangi dan mencegah HIV AIDS di masyarakat. Sekaligus, Henny ingin seluruh lapisan masyarakat yang berkunjung ke mal bisa tahu tentang HIV AIDS.

"Kami ada teman-teman mahasiswa Cimsa Unissula yang berkeliling di sekitar sini untuk mengedukasi pengunjung mal yang sedang menonton zumba. Sehingga supaya target kami tercapai. Selain itu, pengunjung mal juga bisa melakukan cek HIV di sini," terang Henny.

Nita Putri (40), satu di antara peserta PAZ 2018, mengatakan senang bisa ikut berpartisipasi di acara ini. Secara tidak langsung, dirinya juga sedikit meringankan beban para penderita HIV AIDS yang ada di Kota Semarang atau lainnya.

"Saat tahu jika di Transmart akan ada lomba ini, saya langsung daftar tanpa pikir panjang. Karena saya tahu jika acara ini sekaligus untuk penggalangan dana bagi penderita HIV AIDS. Setidaknya apa yang saya lakukan bisa bermanfaat bagi mereka, walaupun tak banyak," tutupnya.(afn)

Penulis: faisal affan
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved