KUR Bank Besar Nyaris Penuhi Plafon

Pemerintah meningkatkan plafon kredit usaha rakyat (KUR) pada 2019 menjadi sebesar Rp 140 triliun, naik dari plafon tahun ini sebesar Rp 123 triliun.

KUR Bank Besar Nyaris Penuhi Plafon
KONTAN/Cheppy A Muchlis
ILUSTRASI 

JAKARTA, TRIBUN - Pemerintah meningkatkan plafon kredit usaha rakyat (KUR) pada 2019 menjadi sebesar Rp 140 triliun, naik dari plafon tahun ini sebesar Rp 123 triliun.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan, hingga saat ini para penyalur KUR sudah mengajukan plafon KUR pada 2019 sebesar Rp 138 triliun.

Selain itu, pada 2019 pemerintah mengharapkan 60 persen penyaluran KUR dapat diberikan ke sektor produktif, naik dari target sebesar 50 persen di tahun ini.

"Hingga Oktober 2018, KUR sudah tersalurkan sebesar Rp 113,59 triliun. Nilai ini sudah mencapai 91,8 persen dari target pemerintah," ujarnya, Jumat (30/11).

General Manager Bisnis Usaha Kecil Bank Negara Indonesia (BNI), Bambang Setyatmojo mengatakan, BNI telah mengusulkan untuk dapat menyalurkan plafon KUR sekitar Rp 16 triliun tahun depan.

"Saat ini penyaluran KUR BNI telah mencapai Rp 15,5 triliun, sedikit lagi mencapai alokasi penambahan baru dari pemerintah sebesar Rp 16,5 triliun," jelasnya.

Penyaluran ke sektor produksi mencapai 45 persen dari total KUR. BNI menggarap mitra debitur korporasi dan program kerja sama dengan BUMN seperti Perhutani dan Pertani.

Adapun, Bank Rakyat Indonesia (BRI) hingga Oktober 2018 telah menyalurkan KUR 98,10 persen dari target tahunan atau sebesar Rp 78,71 triliun. Sedangkan target KUR BRI sebesar Rp 80,24 triliun.

Untuk penyaluran KUR pada 2019, BRI belum menetapkan besaran plafon yang akan diajukan ke pemerintah. (Kontan/Maizal Walfajri)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved