Pemkot Tegal Gelontorkan Lebih dari Rp 2 Miliar Untuk Jasa Tenaga Keagamaan Kota Tegal .

Penyerahan jasa untuk tenaga keagamaan tahap 2 tahun 2018 kembali di lakukan Senin (3/12/2018)

Pemkot Tegal Gelontorkan Lebih dari Rp 2 Miliar Untuk Jasa Tenaga Keagamaan Kota Tegal .
Istimewa
Wali Kota Tegal, Drs. H.M. Nursholeh M.MPd menyerahkan jasa bagi tenaga kegamaan tahap 2 tahun 2018 secara simbolik di Aula Gedung Ex Samsat Balai Kota Tegal, Senin (4/12/2018) 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Penyerahan jasa untuk tenaga keagamaan tahap 2 tahun 2018 kembali di lakukan oleh Pemerintah Kota Tegal terhadap 2.507 orang, Senin (3/12/2018) di Aula Gedung Ex. Samsat Balaikota Tegal.

Masing-masing diberikan pada guru Madrasah Diniyah 466 orang, Guru Ngaji Pendidikan Al qur’an 590 orang, Guru Ngaji 401 orang, Tenaga Kebersihan Masjid/Mushola 402 orang, Takmir Masjid 344 lembaga dan Rokhaniawan 180 orang.

Usai menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima jasa tenaga keagamaan, Wali Kota Tegal, Drs. H.M. Nursholeh M.MPd menyampaikan semua yang diterimakan wajib disyukuri.

“Pokoknya seberapapun yang akan diberikan oleh pemerintah Kota Tegal harus disyukuri, mudah mudahan kedepan jumlahnya lebih banyak,” ucap dia.

Sementara itu disampaikan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tegal, Drs. Ali Rosidi bahwa dasar pelaksanaan kegatan ini adalah berasal dari dokumen pelaksanaan anggaran bagian kesejahteraah rakyat Sekretariat Daerah Kota Tegal Tahun anggaran 2018.

“Penyerahan jasa tenaga keagamaan masyarakat dilaksanakan selama 6 hari yaitu tanggal 3 sampai dengan 8 Desember 2018 bertempat di Aula Gedung Ex. Samsat Balaikota Tegal. Adapun total jasa tenaga keagamaan masyarakat yang akan diserahkan dalam tahap 2 ini sejumlah Rp. 2. 453.650.000,” ucap Ali Rosidi.

Ali Rosidi juga mengatakan dalam rangka meningkatkan akuntabilitas keuangan maka jasa tenaga keagamaan akan diserahkan dengan system transfer langsung ke Rekening Bank Jateng dan untuk tahun 2019 jasa tenaga keagamaan tidak lagi masuk dalam program dan kegiatan Pemerintah Kota Tegal melainkan diberikan melalui hibah kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kantor Kementerian Keagamaan Kota Tegal.

Hal ini berdasarkan UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menyatakan bahwa urusan agama merupakan urusan Absolut yang pelaksanaanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat. (*)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved