Breaking News
Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

20 Titik di Kendal Rawan Banjir, Longsor dan Puting Beliung

Memasuki musim penghujan, terdapat 20 titik rawan bencana alam yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Kendal

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Dhian Adi Putranto
Wakil Bupati Kendal mengecek peralatan penanggulangan bencana milik BPBD KEndal seusai Apel Kesiapsiagaan bencana 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Memasuki musim penghujan, terdapat 20 titik rawan bencana alam yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Kendal.

Hal itu disampaikan oleh wakil bupati Kendal , Masrur Masykur seusai apel kesiapsiagaan bencana alam pada Rabu (5/12).

Masrur mengatakan bahwa wilayah 20 titik rentan terhadap bencana alam banjir puting beliung dan Longsor.

Hal itu dikarenakan kondisi geografis wilayah kabupaten Kendal yang terbagi menjadi dua yakni dataran rendah dan pegunungan.

"Apel ini dilakukan untuk mengecek kesiapan relawan, tim BPBD, TNI dan Polri serta berbagai pihakdalam menghadapi bencana alam. Saat ini peralatan yang dimiliki oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kendal sudah lebih lengkap dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ujarnya.

Masrur mengatakan bahwa penanggulangan bencana tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun masyarkat dan elemen lain harus saling bahu membahu dalam penanggulangan bencana.

"Tidak ada yang pernah tahu kapan akan terjadinya bencana. oleh karena itu siaga bencana harus menjadi budaya. hal itu dapat meminimalisir dampak dari bencana karena kesiapsigaan sedari dini," tambahnya

Sementara itu Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan bahwa wilayah yang rentan terjadinya banjir yakni wilayah dataran rendah terutama pada wilayah pantura. Selanjutnya untuk wilayah rawan longsor yakni di wilayah pegunungan.

"Setidaknya ada delapan kecamatan yang rawan akan longsor," jelasnya

Bekaitan dengan kesiapan peralatan, dirinya mengatakan bahwa semua peralatan juga sudah disiapkan, seperti perahu, gergaji mesin, tenda darurat dan lainnya. Para personel dan relawan juga telah dipersiapkan

"Total relawan dan petugas yang tercatat sekitar 600 orang," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved