HUT ke-41, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pasar Murah 

Dalam perayaan ke 41, secara serentak BPJS Ketenagakerjaan mengadakan pasar murah salah satunya di Cabang Semarang Pemuda.

HUT ke-41, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Pasar Murah 
Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Suasana kegiatan Pasar Murah yang diadakan oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pemuda Semarang.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK), merayakan hari ulang tahun ke 41 pada Rabu (5/12/ 2018).

Dalam perayaannya, secara serentak BPJS Ketenagakerjaan mengadakan pasar murah salah satunya di Cabang Semarang Pemuda.

Pasar murah berlangsung sejak jumat dan berakhir pada hari selasa 4 Desember 2018, di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda.

PPS (Pejabat Pengganti Sementara) Kepala Kantor Cabang BPJSTK Semarang Pemuda, Dolik Yulianto, menyebut pasar murah ini untuk memfasilitasi warga sekitar supaya mendapatkan sembako murah, kurang lebih ada 1.346 Paket sembako yang disiapkan.

"BPJS Ketenagakerjaan memberikan diskon 50% dari harga pokok yaitu Rp 150 ribu menjadi Rp 75 ribu. Jadi masyarakat cukup menunjukan KTP dan membayar Rp 75 ribu, ditambah Rp 16.800 untuk mendapatkan perlindungan program kematian, dan program Kecelakaan Kerja," ungkap Dolik Yulianto, pada Tribunjateng.com, Rabu (5/12/2018).

Adapun sembako yang disiapkan, menurut Dolik yaitu berisi beras 5 Kg, gula pasir 2 Kg dan 4 liter Minyak Goreng.

Selain mendapatkan sembako murah, masyarakat yang telah membeli sembako juga mendapatkan perlindungan, dari program jaminan kematian dan jaminan kecelakaan kerja.

“Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial lingkungan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat kota Semarang, karena pasar murah ini merupakan event rutin yang kami adakan setiap tahun," tuturnya.

Dolik mengatakan, respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif dan melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan citra positif BPJS Ketenagakerjaan. Karena pihaknya juga mengedukasi kepada masyarakat tentang pentingnya jaminan sosial.

"Kami berharap setelah ini masyarakat yang sudah membeli sembako murah dapat meneruskan program jaminan sosial yang diikutinya. Bila perlu, menambah program Jaminan Hari Tua, karena setiap warga Indonesia sudah bukan wajib lagi, tapi butuh akan perlindungan jaminan sosial,” tandasnya.(*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved