Ini Cara Menghadapi Bos yang Emosinya Labil

Jika bos atau atasan Anda memiliki emosi labil, atau yang gampang stres dan sifatnya yang kurang baik, cobalah melihat situasi dari sudut pandangnya

Ini Cara Menghadapi Bos yang Emosinya Labil
Pixland
Ilustrasi seorang pimpinan atau bos dengan bawahannya 

TRIBUNJATENG.COM, NEW YORK - Berurusan dengan bos yang mudah berubah apalagi secara emosional itu rumit.

Apalagi jika atasan Anda ini berpengaruh buruk dan kasar, atau yang gampang stres dan sifatnya yang kurang baik.

Jika itu masalahnya, cobalah melihat situasi dari sudut pandangnya.

Ada kurva pembelajaran yang harus dilalui oleh setiap pekerja.

Seperti seorang anak yang menyadari bahwa orang tua mereka tidak tahu segalanya, ada suatu titik ketika karyawan mesti sedikit memahami bahwa bos mereka adalah manusia, dapat salah dan kadang-kadang secara emosional juga berantakan.

Atasan Anda memikul tanggung jawab utama untuk kelangsungan bisnis, dan jika tidak berkinerja baik, ia mungkin mengalami kesulitan emosional dan keuangan yang signifikan.

Dia lebih banyak berinvestasi baik secara kiasan dan harfiah dari pada siapa pun dalam tim, yang mungkin menjelaskan mengapa dia sering marah.

Juga perlu dicatat bahwa pemimpin perempuan cenderung dinilai lebih keras karena lebih sering mengungkapkan perasaanya di tempat kerja dan menjadi "terlalu emosional."

Anda mungkin ingin meninjau bagaimana belajar untuk menghadapi atasan seperti itu.

"Setelah Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang atasan Anda dan motifnya yang mungkin entah itu baik atau buruk, Anda dapat mulai mengembangkan strategi untuk menghadapi dia," ujar Jenna Goudreau kepada CNBC, Rabu (5/12/2018).

Membawa Masalah Secara Pribadi

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved