Kasus Pasar Sore Dan Pagi Di Kota Tegal Tak Kunjung Selesai, DPRD Tanyakan Langkah Pemkot

DPRD Kota Tegal geram karena sengketa Pasar Sore antara Pemkot Tegal dengan pengembang belum selesai.

Kasus Pasar Sore Dan Pagi Di Kota Tegal Tak Kunjung Selesai, DPRD Tanyakan Langkah Pemkot
Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
Ratusan pedagang Pasar Pagi Kota Tegal, menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (8/5/2018) pagi ini, di depan pasar. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - DPRD Kota Tegal geram karena sengketa Pasar Sore antara Pemkot Tegal dengan pengembang belum selesai.

Hingga saat ini pun, sengketa pasar sore yang terletak di Jalan Letjend Soeprapto, Kraton, Tegal Barat, Kota Tegal ini masih menunggu putusan Kasasi di Mahkamah Agung.

Dalam beberapa kali persidangan di tingkat  sebelumnya, Pemkot pun selalu kalah dari investor.

Padahal, seharusnya persoalan itu bisa diselesaikan bersamaan dengan penyelesaian pasar pagi.

Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno mengatakan, pasar sore merupakan warisan masa lalu yang belum terselesaikan dengan PT Sinar Permai.

Persoalan ini bermula saat Pemkot mengadakan kerjasama dengan investor untuk melakukan perjanjian kontrak usaha rumah dan Toko di Jl. Letjen Suprapto pada 1991.

"Pemkot menyediakan lahan, kemudian investor membangun rumah dan toko (ruko). Perjanjian itu berlangsung selama 22 tahun," kata Edy kepada Tribunjateng.com, Rabu (5/12/2018).

Kemudian, kata Edy setelah perjanjian selesai pada tahub 2013, Pemkot membuat draft berita acara ruko pasar sore dari investor ke Pemkot.

Namun, dari investor tidak mau hadir. Pemkot juga sudah mengupayakan negosiasi sejak 2013-2017.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved