Sering Terkena Banjir Rob, Warga Desa Sriwulan Demak Keluhkan Akses Jalan yang Rusak

Jalan Desa Sriwulan hampir semuanya rusak berbeda dengan desa lain yang jalan desanya sudah dibeton.

Sering Terkena Banjir Rob, Warga Desa Sriwulan Demak Keluhkan Akses Jalan yang Rusak
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Banjir rob yang telah menggenangi beberapa wilayah di Demak menyebabkan jalan Desa Sriwulan menjadi rusak, Rabu (5/12/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Rob dan Banjir yang telah menggenangi beberapa wilayah di Demak menyebabkan jalan Desa Sriwulan menjadi rusak, Rabu (5/12/2018) pagi.

Warga Desa Sriwulan, Margono mengeluhkan jalan rusak akibat rob dan banjir yang melanda desanya.

Pengguna jalan harus menghindari genangan banjir setiap melintasi jalan desa.

"Tiap hari saya harus melewati jalan rusak. Kalau begini terus lama-kelamaan shock breaker sepeda motor saya jadi rusak dong," keluhnya.

Dia berharap ada solusi dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Demak untuk menyelesaikan jalan rusak di Desa Sriwulan.

Kepala Desa Sriwulan, Zamroni mengatakan sebenarnya jalan Desa Sriwulan yang rusak merupakan dampak rob yang menggenangi desa tersebut.

Jalan Desa Sriwulan hampir semuanya rusak berbeda dengan desa lain yang jalan desanya sudah dibeton.

Pengendar Motor dari Demak Bisa Lewat Tol untuk Hindari Banjir, Jasa Marga Berlakukan Contra Flow

Tanggul Jebol, Puluhan Hektar Lahan Pertanian Desa Waru Demak Tergenang Banjir

"Secara geografis, Desa Sriwulan berdekatan dengan jalan pantura. Namun, jalan desa Sriwulan yang rusak tidak pernah diperbaiki oleh dinas terkait berbeda dengan jalan Pantura yang selalu mendapat perhatian pemerintah," ujarnya.

Menurutnya, untuk membeton jalan desa tidak cukup hanya mengandalkan dana desa, sehingga Pemkab Demak harus membantu perbaikan jalan desa.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Demak, Sularno, mengatakan Dinas Bina Marga berencana memperbaiki jalan desa Sriwulan yang rusak.

Namun terkendala dengan kondisi anggaran.

Parno Hanya Bisa Meratapi Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Lama di Demak

Dinputaru Demak Bangun Gorong-gorong untuk Kelancaran Buangan Air Hujan

"Sebenarnya sudah dianggarkan, tetapi dananya belum bisa menutup keseluruhan. Besar anggaran Rp 750 juta sampai Rp 1 miliar untuk setiap perbaikan," ujarnya saat ditemui di ruang kerja Dinputaru Demak, Rabu (5/12/2018) pagi.

Menurutnya, setiap perbaikan jalan membutuhkan anggaran dari APBN, APBD provinsi, APBD kabupaten, dan juga dana desa.

Dia berharap kepala desa harus sabar dengan kondisi anggaran yang terbatas. (*)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved