Upaya Lestarikan Bahasa Daerah, Kongres Bahasa Tegal Terbitkan Rekomendasi untuk Pemerintah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal bersama Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Bahasa Tegal (LPP) mengadakan Kongres Bahasa Tegal

Upaya Lestarikan Bahasa Daerah, Kongres Bahasa Tegal Terbitkan Rekomendasi untuk Pemerintah
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Presiden Komunitas Sastrawan Tegalan, Dwi Ery, saat membacakan puisi berbahasa Tegal di depan peserta kongres 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal bersama Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Bahasa Tegal (LPP) mengadakan Kongres Bahasa Tegal, Rabu (5/12/2018).

Kongres yang diadakan di satu hotel di Tegal itu sebagai upaya melestarikan bahasa yang mulai perlahan tergerus kemajuan teknologi dan informasi.

"Satu persoalan yang ada saat ini, para milenial itu sudah enggan atau lupa memakai bahasa ibu, yakni bahasa Tegal, sudah mulai ditinggalkan. Kongres ini sebagai upaya menjaga dan merawat bahasa ibu itu," kata sastrawan Tegal, Maufur, yang juga ketua panitia.

Menurutnya, milenial banyak memilih menggunakan bahasa yang dinilai lebih keren dibandingkan Bahasa Tegal.

Tanpa meninggalkan bahasa persatuan yakni Bahasa Indonesia, bahasa lokal atau daerah juga seharusnya bisa digandrungi anak- anak muda.

Bahasa Tegal, kata dia, bersifat fleksibel seperti halnya Bahasa Indonesia. Artinya, tidak hanya digunakan dalam konteks nonformal semisal bergaul dalam kegiatan sehari-hari.

"Tadinya bahasa Tegal hanya bisa digunakan untuk berkelakar, guyonan dan diperolok-olok. Tapi saat ini bisa digunakan untuk acara-acara formal dan lebih ditingkatkan derajatnya. Misalnya upacara bendera, pidato di gedung dewan dan sebagainya," jelasnya.

Selain itu, saat ini Bahasa Tegal juga sudah digunakan dalam beraneka ragam karya seni dan sastra. Contohnya, film, puisi, artikel yang menggunakan bahasa Tegal.

Oleh karena itu jangan sampai kekayaan ini punah dengan berkembangnya teknologi. kekayaan ini harus dipertahankan, karena kebanggaan memakai bahasa Tegal juga merupakan salah satu bentuk kebanggaan akan identitas diri sebagai orang Tegal.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved