KPK Tetapkan Oknum Hakim PN Semarang dan Bupati Jepara Tersangka, Begini Komentar Humas PN Semarang

KPK telah menetapkan 2 tersangka dugaan penerimaan suap pengurusan praperadilan yakni Hakim PN Semarang, Hakim Lasito dan Bupati Jepara, Ahmad Marzuki

KPK Tetapkan Oknum Hakim PN Semarang dan Bupati Jepara Tersangka, Begini Komentar Humas PN Semarang
TRIBUN JATENG/HESTY IMANIAR
Kantor PN Semarang Sepi Usai Seorang Hakim PN Semarang, Lasito dan Bupati Jepara Ditetapkan Tersangka 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan dua tersangka dugaan penerimaan suap pengurusan praperadilan, yakni Hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Hakim Lasito dan Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi pada Kamis (6/12/2018) sore.

Hakim Lasito diketahui masih menjalani aktivitasnya seperti biasa, sebagai pengadil di lembaga peradilan PN Semarang itu.

Bahkan, ia masih memimpin sejumlah sidang di Pengadilan Negeri Semarang.

Salah satu perkara yang ia pimpin adalah perkara dugaan penggelapan di Rumah Sakit Islam Surakarta (Yarsis) siang tadi, di PN Semarang.

Dalam sidang kasus dugaan penggelapan Yarsis itu sendiri, mengagendakan pemeriksaan terdakwa.

Usai pemeriksaan terdakwa, Lasito mempersilakan jaksa penuntut umum untuk menyiapkan tuntutan.

Disisi lain, Juru Bicara PN Semarang, Eko Budi Supriyanto yang dimintai konfirmasi mengenai kasus yang dihadapi Lasito saat ini, kembali enggan menjelaskan mengenai hal tersebut.

"Mohon maaf mbak, kami sedang sedih dan berduka atas berita hari ini. Mohon dipahami terima kasih," ujarnya, membalas beberapa pesan yang dikirim Tribun Jateng, Kamis malam.

Bahkan, suasana di kantor Pengadilan Negeri (PN) Semarang pun, tampak sepi dan lengang dari dugaan berbagai kegiatan yang ada kaitannya dengan perkara yang tengah dihadapi Hakim Lasito.

Halaman
12
Penulis: hesty imaniar
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved