Libur Natal Dan Tahun Baru Nanti, Retribusi Parkir di Objek Wisata Guci Tegal Tak Akan Naik

UPTD Pariwisata Guci, Kabupaten Tegal memastikan tarif retribusi parkir saat libur Natal dan tahun baru nanti tidak naik.

Libur Natal Dan Tahun Baru Nanti, Retribusi Parkir di Objek Wisata Guci Tegal Tak Akan Naik
Istimewa
guci 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pariwisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal memastikan tarif retribusi parkir saat libur hari raya Natal dan tahun baru nanti tidak naik.

Nantinya, tarif parkir roda dua atau sepeda motor tetap hanya Rp 2.000 perunitnya saat berada di Objek Wisata (OW) Pemandian Air Panas Guci.

Sedangkan harga tiket parkir kendaraan roda empat atau mobil juga tetap dengan tarif Rp 5.000 perunitnya.

Penginapan Guci di Tegal Setengah Telah Dibooking, Buruan Tarif Bakal Naik Saat Libur Nanti

PAD Tegal dari Obyek Wisata Air Panas Guci Capai 108 Persen

Meski diprediksi akan ramai saat libur hari raya nanti, Kepala UPTD Pariwisata OW Guci, Abdul Haris memastikan tidak akan menaikan tarif parkir bagi para wisatawan.

Hal itu dilakukan agar menghindari viralnya kasus tarif retribusi parkir yang naik melambung tinggi saat libur Hari Raya Lebaran beberapa waktu lalu.

"Untuk tarif retribusi parkir, kami pastikan tidak akan naik. Yang jelas, tarif sewajarnya dan terjangkau," ungkap Haris kepada Tribunjateng.com, Kamis (6/12/2018).

Dia menjelaskan bahwa akan ada rapat internal dalam waktu dekat dengan beberapa pihak tertentu.

Dalam rapat internal itu, ujar Haris, pihaknya bersama Polres Tegal, Dinas terkait, Kecamatan, dan jajaran desa setempat akan membahas perihal tarif parkir saat libur hari raya dan tahun baru nanti.

Hingga Kini, Pendapatan Obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal Sudah Capai 87 Persen dari Target

Festival Guci Kabupaten Tegal Hadirkan Rekor Muri Urap Terpanjang

"Minggu depan rapat internalnya. Kami pastikan tarif parkir nanti tidak ada kenaikan meski diyakini bakal sangat ramai wisatawan saat liburan," tandas dia.

Menurut dia, tarif penginapan saat mendekati libur Hari Raya dan Tahun Baru nanti akan meningkat sebesar 25 persen.

Hal itu bisa terjadi apabila wisatawan secara tiba-tiba menyewa kamar penginapan di tanggal-tanggal tertentu, tanpa memesannya jauh-jauh hari.

"Ya, tarif penginapan saat libur hari raya dan tahun baru nanti pasti akan naik 25 persen dari harga biasa. Contoh, misalkan harga penginapan paling murah seharga Rp 100 ribu, nanti saat hari raya natal dan tahun baru akan naik 25 persen jadi Rp 125 ribu," papar Haris. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved