Rasio Elektrifikasi di Pekalongan-Batang Sudah Capai 97 Persen

PT PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Jawa Tengah

Rasio Elektrifikasi di Pekalongan-Batang Sudah Capai 97 Persen
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Manajer PLN APJ Pekalongan, Hadi Widayat usai acara media gathering di Hotel Dafam Pekalongan, Rabu (5/12/2018) malam.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - PT PLN (Persero) terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Jawa Tengah, yang mana ditargetkan pada tahun 2021-2022 setidaknya bisa mencapai angka 99,9 persen.

Untuk dapat mencapai target tersebut, semua daerah di Jawa Tengah juga terus menggenjot akses listrik hingga ke desa, tak terkecuali di wilayah eks keresidenan Pekalongan.

Manajer PLN APJ Pekalongan, Hadi Widayat menyebut di sebagian wilayah eks karesidenan Pekalongan di antaranya Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pekalongan rasio elektrifikasi sudah mencapai angka 97 persen.

"Kalau di wilayah Jawa ini memang mempunyai peluang untuk dapat mencapai target itu, saat ini saja di Pekalongan sudah mencapai 97 persen, sama halnya di Kabupaten Batang dan Kabupaten Pekalongan sudah di atas 96 persen, ini artinya sudah mendekati angka 99 persen, untuk itu kami juga terus upayakan meningkat," terangnya usai acara media gathering di Hotel Dafam Pekalongan, Rabu (5/12/2018) malam.

Disampaikannya, untuk menuju pencapaian target rasio elektrifikasi pihaknya juga bersinergi dengan Pemerintah Daerah.

"Saat ini Pemerintah juga memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan ketahanan listrik di wilayahnya, terutama bagi daerah yang belum berlistrik. Tentunya semua harus saling bersinergi dari semua stakeholder dan juga Pemerintah setempat," tuturnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Pusat bekerjasama dengan PLN juga memiliki program pekerjaan sambungan listrik gratis bagi warga kurang mampu yang mana pada tahun ini terdapat 343 tambahan pelanggan yang ada di Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pekalongan.

"Program itu dari Dinas ESDM Provinsi dan berkerjasama dengan PLN, memang sasarannya yaitu pelanggan yang kurang mampu, dengan memberikan pemasangan gratis, yang mana pemasangan dibiayai oleh o
Pemerintah. Untuk tahun ini ada 343 pelanggan tambahan dari program tersebut," ujarnya.

Disampaikannya, program bantuan tersebut juga menjadi program efektif untuk menambah jumlah pelanggan serta untuk meningkatkan rasio elekrifikasi di Jawa Tengah.

"Upaya dan semangat Pemerintah bagi warga kurang mampu dan tentunya untuk pemerataan akses listrik di Jawa Tengah, dan saya rasa ini menjadi program yang efektif untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Jawa Tengah," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved