Temuan Data Pemilih Ganda, KPU Kota Semarang Kerahkan PPS Lakukan Pengecekan Lapangan

temuan 2.278 data pemilih ganda oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap II (DPTHP2).

Temuan Data Pemilih Ganda, KPU Kota Semarang Kerahkan PPS Lakukan Pengecekan Lapangan
TRIBUN JATENG/M ZAENAL ARIFIN
Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Goeltom. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang langsung memerintahkan jajarannya di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan untuk melakukan verifikasi lapangan pemilih yang terindikasi ganda.

Hal itu menindaklanjuti temuan 2.278 data pemilih ganda oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap II (DPTHP2).

Jumlah tersebut meliputi pemilih ganda antar kecamatan dan ganda dalam satu kecamatan.

"Dari rekomendasi Bawaslu itu kami langsung perintahkan PPK kemudian ke PPS melakukan kroscek langsung ke rumah pemilih. Dengan begitu nanti diharapkan akan ketemu data yang benar-benar valid," kata Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Goeltom, Kamis (6/12/2018).

Nanda, sapaan Henry Cassandra Goeltom, menuturkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan tahap 2 (DPTHP2) Kota Semarang untuk Pemilu 2019 mendatang telah ditetapkan 1.179.887 pemilih.

Meski demikian, jumlah tersebut masih memungkinkan adanya perbaikan lagi.

"Data itu dinamis masih bisa berubah. Bahkan sampai April 2019 pun bisa berubah. Hanya saja kan perlu ada data pemilih pasti yang menjadi acuan. Karena itu pada 10 Desember besok akan kami plenokan lagi hasil penyempurnaan atas rekomendasi Bawaslu dan hasil pengecekan lapangan jajaran kami," jelasnya.

Komisioner KPU Kota Semarang Divisi Data dan Informasi, A Zaini menambahkan, selain melakukan pengecekan langsung ke lapangan, KPU juga melakukan sinkronisasi data pemilih dengan data penduduk di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang.

Menurutnya, masih adanya data pemilih yang ganda pada masa perbaikan tahap 2 ini dikarenakan ada tambahan dalam Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diterima.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved