Karyawan Tempat Karaoke di Semarang Ini Senang Saat Dikunjungi Komisi Penanggulangan AIDS

Orbit Club, Karaoke & Space Bar Kota Semarang melakukan kerjasama dengan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Semarang.

Karyawan Tempat Karaoke di Semarang Ini Senang Saat Dikunjungi Komisi Penanggulangan AIDS
TRIBUN JATENG/FAISAL AFFAN
Petugas KPA Kota Semarang sedang sedang mengambil sampel darah untuk dites negatif atau positif terjangkit virus HIV di tempat karaoke Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Orbit Club Karaoke & Space Bar Kota Semarang melakukan kerjasama dengan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Semarang.

Pengelola tempat karaoke tersebut meminta KPA melakukan penyuluhan dan pengecekan virus HIV kepada seluruh karyawan club.

Kegiatan positif tersebut, menjadi komitmen Manajemen Orbit Club & Karaoke, untuk menciptakan tempat hiburan sehat, baik untuk karyawan dan pengunjung.

Dalam penyuluhan kesehatan yang digelar sehari dan diikuti puluhan karyawan khususnya pekerja karaoke, ada beberapa materi yang disampaikan oleh narasumber dari KPA Kota Semarang.

Ini Penjelasan Kenapa HIV Susah Disembuhkan

Dua PNS di Kabupaten Batang Terinfeksi HIV/AIDS

Di antaranya cara pencegahan dini penularan virus HIV/AIDS dan penanganan secara optimal kepada penderita penyakit mematikan tersebut.

Ketua KPA Kota Semarang, Christiawan (41) mengatakan kepedulian yang dilakukan di tempat hiburan tentang bahaya penyakit HIV/AIDS rutin dilakukan melalui penyuluhan, satu di antaranya kegiatan yang dilakukan oleh Orbit Club & Karaoke tersebut.

Supaya masyarakat luas khususnya sumber daya manusia (SDM) tempat hiburan malam, dapat mengerti dan memahami betapa bahayanya penyakit HIV/AIDS.

“Dengan rutin dilakukanya penyuluhan kesehatan, kami optimis penyebaran penyakit HIV/AIDS dapat diredam secara optimal. Tidak kita pungkiri para pekerja malam tersebut, rentan akan bahaya tertularnya virus HIV yang akan berkelanjutan menjadi penyakit AIDS yang hingga kini belum ada obat jitu untuk menyembuhkanya,” ujarnya, kepada Tribunjateng.com, usai penyuluhan, Jumat (7/11/2018).

“Pencegahan sejak dini merupakan cara tepat untuk meredam penyebaran virus HIV/AIDS daripada mengobati penderita yang sudah terkena virus mematikan tersebut. Dengan tidak melakukan sex bebas (hubungan intim berganti pasangan), adalah satu di antara cara untuk dapat terhindar dari penularan virus HIV yang akan menjadi penyakit AIDS. Selain itu, hidup sehat juga menjadi faktor utama terhindar dari penyakit yang banyak memakan korban jiwa tersebut,” jelasnya.

Pebulu Tangkis Peringkat 1 Dunia Ini Terlibat Skandal di Tempat Karaoke dan Berkencan di Asramanya

Jadi Tersangka KPK Bareng Bupati Jepara, Hakim PN Semarang Lasito Masih Bekerja, Ini Komentarnya

Usai mengikuti penyuluhan kesehatan, seluruh peserta juga dites kesehatan, khususnya deteksi dini penularan virus HIV/AIDS.

Dari hasil tes kesehatan, seluruh karyawan dinyatakan negatif bebas dari virus HIV/AIDS.

Shinta, satu di antara karyawan club mengatakan merasa senang serta terbantu adanya penyuluhan dan pemeriksaan dari KPA Kota Semarang ini.

Kini ia jadi tahu bagaimana menghindari supaya tidak terjangkit virus HIV.

"Tadi saya juga sempat cek dan diskusi dengan petugas KPA. Syukurlah hasilnya negatif. Tentu kami sebagai karyawan ada perasaan was-was. Tapi jika tahu cara menanganinya, saya jadi tidak khawatir lagi," ucapnya. (*)

Penulis: faisal affan
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved