Panen Raya, Harga Salak di Banjarnegara Anjlok

Panen raya mestinya jadi berkah tersendiri bagi para petani buah salak di kabupaten Banjarnegara.

Panen Raya, Harga Salak di Banjarnegara Anjlok
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
tanaman salak di Purwonegoro Banjarnegara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Panen raya mestinya jadi berkah tersendiri bagi para petani buah salak di Kabupaten Banjarnegara. 

Sayang, panen raya kali ini tak diimbangi dengan harga yang bersahabat.

Harga buah di tingkat petani tersebut terjun bebas di banding saat musim normal, berkisar Rp 1.500 sampai Rp 2.000 perkilogram.

Karyanto, petani salak asal Desa Prendengan Kecamatan Banjarmangu Banjarnegara mengatakan, turunnya harga salak membuat petani susah mendapatkan untung.

Mereka merasakan kelimpahan hasil panen, namun tak menikmati manisnya keuntungan saat produk itu dijual.

"Sekarang harga salak lagi jatuh,"katanya

Menurut Karyanto, harga salak mulai turun sejak sebulan terakhir ini. Sebelumnya, harga salak masih di angka normal antara Rp 3.500 sampai Rp 4.000 perkilogram.

Anjloknya harga salak ini sudah lazim terjadi saat penghujung tahun. Sebabnya, kata Karyanto, saat ini juga tengah memasuki musim panen buah tahunan semisal Mangga dan Rambutan.

Berbeda dengan salak, dua jenis buah itu umumnya panen setahun sekali.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved