Rohmah Akhirnya Bisa Pulang Setelah Tertahan Seminggu di Batam

Tenaga kerja asal Brebes, Rohmah (47) akhirnya bisa pulang dan bertemu keluarganya di Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Brebes

Rohmah Akhirnya Bisa Pulang Setelah Tertahan Seminggu di Batam
Tribunjateng.com/Mamdukh Adi Priyanto
Rohmah (kanan) bersama anggota dewan Brebes sesampai di Brebes dari Batam 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES - Tenaga kerja asal Brebes, Rohmah (47) akhirnya bisa pulang dan bertemu keluarganya di Desa Siandong, Kecamatan Larangan, Brebes.

Rohmah sempat tertahan selama sepekan di perusahaan penyalur tenaga kerja di Batam, Kepulauan Riau.

"Bersyukur bisa pulang ketemu keluarga di Brebes. Terimakasih untuk pihak-pihak yang telah membantu," kata Rohmah, Jumat (7/12/2018).

Dia tidak bisa pulang ke kampung halaman lantaran kontraknya dengan pihak perusahaan penyalur belum selesai. Sehingga, jika ingin pulang harus membayar denda.

Namun, ibu tiga anak itu tidak mempunyai uang denda sebesar Rp 5 juta sehingga kepulangannya harus terhambat.

Rohmah ingin pulang lantaran tangan kanannya baru pulih setelah patah. Dia tidak kuat lagi untuk bekerja.

"Tangan saya masih sakit karena habis patah. Majikan juga khawatir," tuturnya.

Tangannya patah karena mengalami kecelakaan lalu lintas di Brebes sebelum berangkat ke Batam.

Ia pun menghubungi keluarga yang ada di Brebes untuk membantunya. Lalu, pihak keluarganya meminta tolong kepada seorang anggota dewan asal Larangan Brebes, Zubad Fahilatah.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved