Temu Coworking Indonesia 2018, Ajang Diskusi di Bidang Industri Kreatif

Temu Coworking Indonesia 2018 akan menghadirkan sebanyak 219 pemilik coworking yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara

Temu Coworking Indonesia 2018, Ajang Diskusi di Bidang Industri Kreatif
Tribunjateng.com/Faizal Affan
Tim dari perkumpulan coworking space indonesia sedang memberikan penjelasan kepada awak media di impala space kamis (6/11) malam 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mulai pagi ini (7/11) pukul 08.00 hingga tanggal 9 Desember 2018 nanti, di Impala Space, Jalan Letjen Suprapto, Semarang sedang berlangsung Temu Coworking Indonesia 2018. Acara pertemuan antar pemilik, penggiat, dan operator coworking di seluruh Indonesia ini, dikemas dalam bentuk diskusi.

Brand Leader Impala Space, Gatot Hendraputra, mengatakan Temu Coworking Indonesia 2018 akan menghadirkan sebanyak 219 pemilik coworking yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Beberapa di antara mereka akan menjadi narasumber dalam berbagai topik diskusi.

"Setiap sesi akan ada topik diskusi yang berbeda-beda. Konsepnya akan dibuat senyaman mungkin, namun tetap produktif. Tema yang kami gunakan di acara tahunan ini, yakni Coworking, Beyond The Space," tuturnya.

Perlu diketahui, Temu Coworking Indonesia 2018 merupakan acara tahunan perkumpulan coworking Indonesia, yang menjadi ajang belajar dan berjejaring antara para pelaku serta penggerak coworking di Indonesia. Tahun lalu, Temu Coworking Indonesia 2017 diadakan di Bandung dengan mempertemukan 155 peserta dari 46 coworking.

"Kini pesertanya semakin meningkat, karena berbanding lurus dengan menjamurnya coworking di Indonesia. Tak hanya dari kota besar. Kota kecil atau kabupaten pun juga ada yang sudah mempunyai coworking," ucap Gatot.

Tidak hanya sekadar berjejaring saja. Selama tiga hari Temu Coworking Indonesia 2018 akan memiliki tiga rangkaian acara utama. Di antaranya Coworking Campus, Coworking Unconference, dan Walking Tour Kota Lama.

"Coworking Campus merupakan workshop intensif dengan berbagai sub topik spesifik seputar perkembangan coworking space di Indonesia. Sedangkan Coworking Unconference adalah bentuk kegiatan diskusi yang akan dibagi dalam beberapa kelas yang masing-masing memiliki topik bahasan yang berbeda untuk memperkaya wawasan terkait industri coworking space. Lalu ada juga Walking Tour Kota Lama, yang akan diisi dengan kegiatan berkeliling, mengeksplore keindahan gedung-gedung bersejarah sambil menikmati kuliner khas Semarang," bebernya.

Penyelenggaraan Temu Coworking Indonesia 2018 juga didukung penuh oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang juga berfokus pada pertumbuhan dan pengembangan ekonomi kreatif serta kewirausahaan. Menurut Rizki Ramadhan, Marketing Communication Perkumpulan Coworking Indonesia, sebagai industri baru perlu menggandeng berbagai pihak untuk menghimpun energi yang lebih besar.

"Dengan adanya kerjasama antara BRI dan Perkumpulan Coworking Indonesia, bisa menjadi titik poin besar bagi Temu Coworking Indonesia 2018. Hal ini membuktikan jika industri mainstream bisa juga berkolaborasi dengan industri kreatif," pungkas Rizki. (*)

Tags
coworking
Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved