7.000 Bibit Ikan Nila dan Mujair Ditebar di Sungai Ketiwon Kota Tegal

Restocking kembali dilakukan Dinas Perikanan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di Sungai Ketiwon, Tegal Timur, Kota Tegal, Sabtu (8/12/2018) ini

7.000 Bibit Ikan Nila dan Mujair Ditebar di Sungai Ketiwon Kota Tegal
Istimewa
Petugas dan Pokdakan sedang menebar bibit Ikan di Sungai Ketiwon, Kota Tegal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Restocking kembali dilakukan Dinas Perikanan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di Sungai Ketiwon, Tegal Timur, Kota Tegal, Sabtu (8/12/2018) ini

Pengayaan atau restocking kali ini untuk menebar tujuh ribu bibit Ikan Nila dan Mujaer supaya dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Restocking adalah salah satu upaya penambahan stock ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum, pada perairan yang dianggap telah mengalami krisis akibat padat tangkap atau tingkat pemanfaatannya berlebihan.

Kabid Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tegal, Sirat Mardiansyah mengatakan restocking saat ini dilakukan di air tawar, Sungai Ketiwon.

Sebelumnya, pihaknya bersama Dinas Perikanan Jateng sudah menebar bibit Ikan Bandeng di air payau Sungai Kemiri.

Menurut dia, kegiatan penebaran tersebut dilakukan dengan APBD dari Provinsi Jateng.

Sehingga Kota Tegal hanya ditunjuk sebagai tempat ristocking bibit ikan.

"Untuk tahun ini di Kota Tegal penebaran bibit dilakukan di Sungai Kemiri dan Ketiwon. Kalau tahun depan akan kita usulkan lagi," kata Sirat kepada Tribunjateng.com, Sabtu (8/12/2018).

Sirat mengungkapkan, pemilihan Sungai Ketiwon karena sanisitasnya nol dan cocok untuk air tawar.

Sedangkan, tambah dia, rencana penebaran di Polder Bayeman belum bisa dilakukan karena belum turun hujan.

"Sehingga kalau dipaksakan ditebar maka ikan air tawar akan mati. Maka, dari provinsi memilih Sungai Ketiwon yang sanisitasnya nol dan ikan akan dapat tumbuh besar nantinya," lanjutnya.

Dia menjelaskan penebaran bibit di Sungai Ketiwon tersebut sudah diperhitungkan sebelumnya.

Sebab, ikan tidak akan lari ke laut di Pantai Martoloyo karena secara alami akan mencari tempat hidup yang sesuai dengan kondisinya.

"Dengan penebaran tersebut diharapkan ikan akan dapat tumbuh besar dan dimanfaatkan masyarakat sekitar," jelas Sirat.(*)

Penulis: Agung Nugraha
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved