Pemkab Batang Raih KIP Award

Pemerintah Kabupaten Batang kembali meraih penghargaan di bidang Informatika

Pemkab Batang Raih KIP Award
Istimewa
Bupati Batang Wihaji saat menerima penghargaan KIP Award Penganugerahan Badan Publik tahun 2018, di Hotel Patra Jasa, Semarang, Jumat (7/12/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang kembali meraih penghargaan di bidang Informatika. Sebelumnya selang satu hari telah mendapatkan penghargaan sebagai Top on IT Leadership dan Top IT Information on Regency tingkat nasional dari majalah IT Work.

Pada Jumat malam (7/12/2018) di Hotel Patra Jasa, Semarang Pemkab Batang berhasil membuktikan diri sebagai kabupaten dengan kinerja pelayanan keterbukaan informasi publik dengan predikat informatif.

Pengakuan tersebut dibuktikan dengan diterimanya KIP Award Penganugerahan Badan Publik tahun 2018.

Dalam rilis tertulis penganugerahan dari Komisi Informasi Jawa Tengah itu Kabupaten Batang menjadi meraih penghargaan terbanyak yakni kategori website desa informatif, badan publik RSUD cukup informatif, dan badan publik Pemerintahan Informatif, hasil ini didapat setelah melewati berbagai tahapan penilian oleh tim akademisi.

"Allhamdulilah dan terimakasih kepada Dinas Kominfo sebagai liding sektor dalam keterbukaan pablik yang telah berusaha memberi semangat kepada OPD untuk memberikan informasi kepada masyarakat", ujar Bupati Wihaji usai menerima penghargaan didampingi oleh Sekda, Nasikhin dan Kepala Dinas Kominfo, Jamal Abdul.

Menurut Wihaji, keterbukaan publik ini menjadi bagian dari layanan pemerintah daerah kepada masyarakat, bagaimana layanan dengan teknologi itu dapat melayani masyarakat secata efektif, efisien dan sederhana.

"Kedepan akan kita integrasikan kepada SKPD-SKPD yang belum maksimal dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat untuk ditingkatkan lagi dan selalu beinovasi dalam memberikan pelayanan serta yang paling penting jangan sampai ini finis atau selesai tapi sebaliknya ini menjadi pemicu semangat untuk kedepan dapat menambah kategori raihan yang lain," jelasnya.

Dengan diterimanya KIP Award kategori Website Desa Informatif yakni Desa Kemiri Barat Kecamatan Subah, Wihaji berharap ini menjadi sebuah inspirasi untuk desa-desa yang lain yang ada di Kabupaten Batang tentang keterbukaan informasi publik, sehingga nanti yang berhubungan dana desa maupun pelayanan yang ada didesa bisa ditiru. Tambahnya

Sementara Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Batang Jamal Abdul N menyampaikan, penghargaan ini menjadi motivasi utamanya untuk OPD-OPD yang selama ini belum maksimal dalam menyediakan informasi publik disitem mereka. Diera keterbukaan publik ini mau tidak mau kita sebagai pelayan masyarakat harus menyesuaikan diri dengan kondisi sekarang dan Undang-undang 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Kita patut bersyukur lanjutnya, karena Kabupaten Batang PPID utamanya(Pejabat Pengelola Infornasi dan Dokumentasi) memperoleh penghargaan sebagai badan publik informatif, PPID Pembantu yakni Dinas Kesehatan memperoleh penghargaan untuk kategori menuju informatif dan PPID Desa Kemiri Barat sebagai pioner mendapatkan penghargaan Website Desa Informatif.

"Insyallah tahun depan semua OPD dan 187 Desa yang sudah dibentuk bergerak memberikan layanan informasi dan pelayanan kepada masyarakat yang efektif, efisien dan sederhana karena Dinas Kominfo sudah berkoordinas kepada Bupati untuk ikut pengawalan atau memantau dalam memberikan bimbingan yang rencanaya akan diadakan tiap 2 (dua) bulan sekali," ujarnya

Dalam sambutannya Gubernur Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa keterbukaan tidak identik dengan ketelanjangan, tetapi tetap ada aturannya sesuai dengan undang-undang 14 tahun 2008, antara lain tidak menghambat proses penegakan hukum dan membahayakan keamanan negara. Keterbukaan Informasi ini juga sebenarnya dapat mencegah korupsi hal ini dibuktikan dengan diterimayan penghargaan 4 kali berturut-turut oleh KPK kepada Jawa Tengah.

"Saya meminta kepada teman-teman semauanya baik privinsi maupun kabupaten/kota untuk selalu memperbaiki karena zamannya yang memang sudah sampai kesitu, bagaimana keterbukaan publik menjadi sebuah kebutuhan masyarakat di era milenial ini, semauanya bisa informan dan cepat," tutur orang nomor satu di Jawa Tengah itu. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved