Perkenalkan Masakan Khas Demak Zaman Now dan Old, Digelar Bazar Kuliner

Bazar Kuliner untuk mengenalkan masakan khas dan masakan zaman 'now' serta 'old' Demak di Stadion Pancasila Demak pada Sabtu (8/12/2018).

Perkenalkan Masakan Khas Demak Zaman Now dan Old, Digelar Bazar Kuliner
Tribunjateng / Alaqsha Gilang Imantara
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Demak, Siti Zuarin mengunjungi stand masakan khas kepala manyung di Bazar Kuliner Stadion Pancasila Demak pada Sabtu (8/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Demak
mengadakan Bazar Kuliner untuk mengenalkan masakan khas dan masakan zaman 'now' serta 'old' Demak di Stadion Pancasila Demak pada Sabtu (8/12/2018).

Bazar Kuliner diadakan selama 3 hari pada Sabtu - Senin (8-10/12/2018) mulai jam 09.00 - 22.00 WIB. Terdapat 50 stand dari sektor makanan, minuman, dan aneka jajanan khas Demak.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Demak, Siti Zuarin beserta jajarannya mengelilingi satu persatu stand Bazar Kuliner sekaligus mencoba masakan yang dipajang.

Berbagai masakan yang dipajang mulai dari botok telur asin, pepes, gudeg, kepala manyung, mie batok, es gempol, telur gulung, ayam geprek, kerak telur, salad, pentol telur, nasi rawon, dan masih banyak lagi.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Demak, Siti Zuarin mengatakan bazar kuliner diselenggarakan untuk memperkenalkan masakan-masakan khas jaman now maupun old dan menggali potensi yang ada di Demak.

"Kuliner di kabupaten Demak telah tumbuh berkembang dengan baik, tentunya tidak hanya kualitasnya tetapi juga dalam pemasarannya,"ucapnya kepada Tribun Jateng, Sabtu (8/12/2018).

Menurutnya, para pelaku UMKM harus bisa kreatif dan inovatif dalam mengolah bahan makanan maupun minuman agar tidak ketinggalan zaman.

"Bagaimana cara bisa menarik konsumen seperti pengemasan produk, pemberian nama produk yang menarik, keramahan terhadap pembeli, promosi melalui bazar atau media sosial,"tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pelaku UMKM yang menjadi peserta bazar kuliner merupakan salah satu upaya Dindagkop dalam meningkatkan pendapatan bagi sektor UMKM Demak.

Halaman
12
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved