Puta Komitmen Tak Tularkan HIV/AIDS‎ kepada Orang Lain

Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Semarang melakukan penyuluhan terkait penanggulangan HIV/AIDS

Puta Komitmen Tak Tularkan HIV/AIDS‎ kepada Orang Lain
faisal affan
Petugas KPA Semarang melakukan pemeriksaan di Orbit Club and Karaoke. (afn) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Semarang melakukan penyuluhan terkait penanggulangan HIV/AIDS, di Orbit Club, Karaoke & Space Bar‎, Semarang, Jumat (7/12) kemarin.

Pengelola Program KPA Kota Semarang, Christiawan, mengatakan dengan rutin dilakukanya penyuluhan kesehatan, pihaknya optimis penyebaran virus HIV/AIDS dapat diredam secara optimal.

Tak hanya KPA dan pihak terkait lainnya, sebagian orang dengan HIV/AIDS (ODHA) juga punya kesadaran dan komitmen untuk tak menular‎kan virus ini kepada orang lain. Satu di antaranya adalah Puta Aryatama (38), warga Salatiga.

Ia pun menuturkan kisahnya. Dituturkan, pekitar 2006, ia menderita sakit, yang didiagnosa sebagai tipes. Selanjutnya, pada 2007, usai mengalami sesak nafas ia juga didiagnosa menderita TBC.

"Sebulan gak sembuh, malah semakin parah. Berat badan turun drastis. Bahkan, saat itu keluara sudah dikumpulkan, mungkin mau pesan rumah masa depan (kuburan, red)," kelakar pria asal Salatiga ini.

Namun, menurut dia, dikumpulkannya anggota keluara ini memberi hikmah. Dari sana, dokter mengobrol dan mengorek perilaku Puta, sejak jauh sebelum ia sakit. Dari sana, muncullah kecurigaan dokter jika Puta terinveksi HIV/AIDS.

"Saat keluarga dikumpulkan itu, dokter mendapat cerita jika saya dulu adalah pengguna narkoba suntik‎. Dokter pun meminta keluarga untuk melakukan tes terhadap saya," ujarnya.

Diakui lebih lanjut‎, medio 1980 - 1990-an, ia sekeluarga tinggal di Jakarta. Pada sekitar 1995 ia mulai berkenalan dengan narkoba, dan secara erkala menyuntikkan obat haram itu ke dalam tubuhnya.

Selanjutnya, sampel darah Puta kemudian diambil dan dibawa ke RS Kariadi. Hasilnya, Puta memang dinyatakan positif terinveksi HIV/AIDS, bahkan sudah sudah stadium empat.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved