Liga 1 2018 Rampung, PSIS Finish di Posisi Ini di Klasemen Akhir, 3 Tim Terdegradasi

Persija Jakarta meraih gelar juara Liga 1 musim ini. Sementara tiga tim terbawah dipastikan degradasi ke Liga 2 musim depan.

Liga 1 2018 Rampung, PSIS Finish di Posisi Ini di Klasemen Akhir, 3 Tim Terdegradasi
TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL SAPUTRA
Skuat PSIS Semarang berfoto bersama sebelum melakoni laga terakhir di Liga 1 melawan Persebaya Surabaya (8/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hingga Minggu (9/12), kompetisi paling elit se tanah air ini akhirnya rampung. PSIS Semarang dipastikan finis di posisi sepuluh Liga 1 musim 2018.

Persija Jakarta meraih gelar juara Liga 1 musim ini. Sementara tiga tim terbawah dipastikan degradasi ke Liga 2 musim depan. Yaitu, Mitra Kukar, PSMS Medan, dan Sriwijaya FC.

Ketiga tim ini bakal digantikan tiga tim promosi, yaitu PSS Sleman, Semen Padang, dan Kalteng Putra.

Bagi PSIS Semarang, Liga 1 musim ini punya banyak kejutan. Setelah di putaran pertama selalu berada di zona degradasi, di putaran kedua perlahan posisinya mulai merangkak naik ke posisi tengah.

Hal ini turut disyukuri General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto. Menurut dia, target utama PSIS musim ini, akhirnya tercapai. Yakni tetap bertahan di Liga 1 musim depan.

"Tentunya kami syukuri alhamdulillah mungkin tahun ini apa yang ditargetkan manajemen tercapai. Bahkan kami masuk sepuluh besar, walaupun dari awal kami terseok-seok, dan berada di zona degradasi.

"Kami sangat berterimakasih kepada suporter, pecinta bola PSIS, baik Panser dan Snex saya ucapkan terimakasih atas supportnya," kata Liluk di Semarang, Minggu (9/12/2018).

Diakuinya, di awal kompetisi PSIS boleh dikatakan mendapat banyak cibiran. Utamanya, karena materi pemain yang mayoritas pemain jebolan Liga 2.

Tidak hanya itu, PSIS juga harus mengganti tiga pelatih sepanjang musim ini. Mulai dari Subangkit, Vincenzo Alberto Annese, kemudian Jafri Sastra.

"Bahkan pelatih yang terakhir sempat diragukan karena statusnya, di pecat tim Liga 2 (Persis Solo). Itu banyak tekanan ke kami, dan menghujat kami. Tapi keyakinan kami, sepakbola itu bukan permainan individu. Semua elemen, pelatih, pemain, dan manajemen harus berkomunikasi dengan baik," pungkas Liluk.

Adapun saat ini, skuat PSIS untuk sementara waktu diliburkan selama beberapa pekan ke depan.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved