Ayo Bayar Pajak Kendaraan, Gebyar Hadiah Samsat 2019 Peluang Menangkan Undian Mobil Lebih Besar

Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Jateng, Ihwan Sudrajat berencana akan menaikkan jumlah hadiah pada kegiatan Gebyar Hadiah Samsat tahun 2019

Ayo Bayar Pajak Kendaraan, Gebyar Hadiah Samsat 2019 Peluang Menangkan Undian Mobil Lebih Besar
TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF
Ihwan Sudrajat (sebelah kiri) menyalami pemenang undian Gebyar Hadiah Samsat saat mengantar mobil ke rumah wajib pajak di Desa Rejosari, Kabupaten Magelang, Kamis (13/12). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Jateng, Ihwan Sudrajat berencana akan menaikkan jumlah hadiah pada kegiatan Gebyar Hadiah Samsat tahun 2019.

Jika tahun ini hadiah utama adalah mobil Innova, ia berujar tahun depan akan ada tujuh mobil. Enam mobil Expander dan satu Pajero.

Kendaraan yang disebut terakhir akan menjadi grand prize.

Sementara untuk mobil dengan cc dibawahnya akan diundi di tiap karisidenan di Jateng. "Jadi peluang mereka yang tertib membayar pajak untuk mendapatkan mobil akan semakin besar," terang Ihwan, Kamis (13/12/2018).

Ia menerangkan upaya semacam itu perlu dilakukan karena terbukti mampu meningkatkan pendapatan dari sektor penerimaan pajak.

Ia mencontohkan sejak diumumkan pemenang mobil misalnya ada peningkatan signifikan di posko penerimaan denda pajak kendaraan.

Jika sebelumnya penerimaan denda pajak berkisar mulai Rp 100 hingga 400 juta per hari, sejak awal Desember meningkat menjadi Rp 700 juta hingga Rp 1 milyar perhari.

"Itukan berarti ada upaya dari para wajib pajak yang sebelumnya tidak membayarkan kewajibannya lalu membayarkan dan terlambat sehingga mendapat denda," terangnya lebih lanjut.

Untuk bisa mengikuti Gebyar Hadiah Samsat tahun 2019 wajib pajak hanya harus membayarkan pajak tepat waktu.

Jika dibayar sebelum jatuh tempo peluang untuk menang akan lebih banyak.

Mereka yang tertib membayar sebelum jatuh tempo akan mendapatkan tiga kupon undian.

Tepat waktu mendapat dua kupon dan terlambatpun masih mendapat satu kupon.

"Ini hanyalah upaya timbal balik, karena membayar pajak itu sebenarnya adalah kewajiban. Nanti kupon akan otomatis didapat setelah pembayaran jadi tidak perlu lagi fotokopi STNK lalu diundi kaya dulu," pungkasnya.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved