Jelang Natal dan Tahun Baru, TPID Boyolali Gelar Operasi Pasar

Guna menjaga stabilitas harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru 2019, TPID Kabupaten Boyolali menggelar kegiatan operasi pasar

Jelang Natal dan Tahun Baru, TPID Boyolali Gelar Operasi Pasar
Istimewa
Guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Boyolali menggelar kegiatan operasi pasar 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI – Guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Boyolali menggelar kegiatan operasi pasar.

Hal tersebut menjadi salah satu kegiatan dari TPID Kabupaten Boyolali dalam rangka untuk mengetahui dinamika baik harga, persediaan maupun dari sisi keamanan pangan. Karena pada dasarnya saat menjelang dua hari besar tersebut, dikhawatirkan ada dinamika kebutuhan pangan yang berbeda dari hari biasa.

“Sehingga dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui TPID melakukan pemantauan dalam rangka pengendalian harga komuditas strategis,” ungkap Ketua Tim Rombongan TPID, Sumarno Jarot seusai pelaksanaan operasi pasar di Pasar Sunggingan, pada Jumat (14/12).

Beberapa komoditi menjadi titik fokus dari operasi pasar ini karena memang komoditi tersebut merupakan bahan pangan yang lazim dicari masyarakat. Antara lain ada bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, daging sapi, minyak goreng, telur, gula pasir, dan beras.

“Pada pokoknya harga di pasar di Boyolali tidak ada kenaikan secara signifikan atau landai landai saja, biasa seperti hari biasa. Bahwa harga harga pokok dilihat dari telur dan sebagainya berkisar masih stabil dalam rangkaian harga yang ditetapkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Operasi pasar ini terbagi menjadi dua tim. Tim I mengunjungi Pasar Pengging; Kecamatan Banyudono, Pasar Boyolali dan Pasar Sunggingan yang berada di Kecamatan Boyolali Kota. Sedangkan Tim II melakukan operasi pasar di Pasar Ampel dan Pasar Karanggede.

“Dari lima sample pasar yang kita ambil, ternyata keadaannya stabil tidak ada kenaikan,” katanya.

Kestabilan harga tersebut terlihar dari harga telur ayam ras yang masih berkisar Rp 24.000 per kilo. Gula pasir masih bertahan di harga Rp 10.500 per kilo, daging ayam broiler/ras di harga Rp 30.000 per kilo, dan daging sapi di angka Rp 110.000 per kilo.

Sedangkan untuk bawang merah berada di Rp 22.000 per kilo, bawang putih pada harga Rp 18.500 per kilo, serta cabai merah dan cabai rawit di kisaran Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per kilo.(Humas Pemkab Boyolali)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved