Choco Run dan Festival Komunitas Batang Bakal Jadi Agenda Tahunan

Choco Run dan Festival Komunitas Batang yang digelar dalam waktu bersamaan bakal menjadi agenda tahunan.

Choco Run dan Festival Komunitas Batang Bakal Jadi Agenda Tahunan
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Satu di antara stand dari Komunitas Batang Heritage di Festival Komunitas Batang yng digelar di Pantai Sigandu, Minggu (16/12/2018).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang, Wahyu Budi Santoso menyebut Choco Run dan Festival Komunitas Batang yang digelar dalam waktu bersamaan bakal menjadi agenda tahunan.

Hal itu melihat suksesnya acara yang digelar selama dua hari tersebut yang mampu menyedot antusiasme masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam lomba maupun sekadar melihat stand di pinggir Pantai Sigandu.

"Festival komunitas ini juga jadi salah satu wujud dan komitmen kami dari Disparpora menggandeng komunitas untuk melaksanakan event kalender 2019, akan ada event budaya dan wisata nantinya, sekaligus menjadi upaya untuk mensukseskan Visit Batang 2022," tutur Wahyu, Minggu (16/12/2018).

Menurutnya, dengan menggandeng komunitas yang ada di Kabupaten Batang pihaknya merasa terbantu karena bisa mencerminkan bagaimana keinginan masyarakat dalam mendukung wisata budaya.

"Tadi malam kami dari Disparpora dan seluruh perwakilan komunitas di Batang juga telah melakukan sarasehan untuk berdiskusi, saling memberikan informasi dan tukar informasi, yang kemudian kami tampung dan dikomunikasikan dengan baik," tuturnya.

Dikatakannya juga, festival atau event yang sudah tersusun dalam Kalender Event 2018 berkonsep budaya dan wisata dimana tempat yang digunakan pun memanfaatkan tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Batang.

"Konsep tetap budaya dan wisata, semua sudah tersusun selama satu tahun pada 2019 nanti, dan semua kegiatan juga diselenggarakan di tempat wisata selain memanfaatkan wisata juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata," jelasnya.

Kelender event 2019 yang direncanakan bakal dilaunching pada tahun baru 2019 itu juga akan menjadi ajang evaluasi yang akan dilakukan setiap akhir tahun.

Satu di antara anggota panitia Gerumingan Komunitas Batang, Augasta mengatakan bazar dalam festival komunitas batang diikuti 30 komunitas, sementara untuk sarasehan rembuk bersama Disparpora diikuti perwakilan 90 komunitas se-Kabupaten Batang.

Dikatakannya, seluruh komunitas di Batang mengatakan kesiapannya dalam membantu program pemerintah untuk mensukseskan Visit Batang 2022.

"Kami semua dari komunitas-komunitas di Batang siap membantu pemerintah sukseskan Visit Batang 2022, kami juga telah saling berdiskusi berembuk antat komunitas mengenai event-event yang akan dilaksanakan pada Tahun 2019," jelasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Batang, Nasikhin mengatakan komunitas merupakan salah satu komponen penting untuk memajukan dan membangun Kabupaten Batang yang berbasis ekonomi kreatif, sehingga perlu digandeng, untuk mensinergikan dan mengkordinasikan dengan Pemerintah.

"Komunitas juga bagian penting untuk pembangunan Kabupaten Batang, tentu kita harus gandeng karna di situ juga terlahir ide-ide kreatif anak-anak muda untuk Batang yang lebih maju, harus saling bersinergi dan berkoordinasi," pungkasnya.(din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved