Bupati Pati Pantau Pilkades Serentak di Sejumlah Desa

Bupati Pati Haryanto bersama dengan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, beserta Forkopimda dan Asisten Pemerintahan Sekda Pati meninjau sejumlah desa

Bupati Pati Pantau Pilkades Serentak di Sejumlah Desa
TRIBUN JATENG/DWI LAYLATUR ROSYIDAH
Bupati Pati Pantau Pilkades Serentak di Sejumlah Desa 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto bersama dengan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, beserta Forkopimda dan Asisten Pemerintahan Sekda Pati meninjau sejumlah desa yang ada di Kabupaten Pati wilayah utara, Sabtu (15/12/2018).

Kegiatan ini merupakan monitoring di sejumlah desa yang melaksanakan Pilkades Serentak Tahap 2 yang diikuti oleh 61 desa.

Desa yang menjadi tujuan monitoring pada hari pelaksanaan Pilkades ini adalah Desa Kenanti kecamatan Dukuhseti, Desa Alasdowo kecamatan Dukuhseti, Desa Wedusan kecamatan Dukuhseti dan Desa Bleber Kecamatan Cluwak.

Di sela-sela kegiatan monitoring tersebut, Bupati Haryanto menyampaikan pada pra pilkades pihaknya telah melakukan monitoring di sejumlah desa selama beberapa hari.

Tujuan monitoring tersebut memang untuk memantau segala persiapan yang dilakukan guna menghadapi pilkades.

"Di kegiatan tersebut, sampai dengan hari ini, alhamdulillah berjalan dengan baik, lancar dan tidak terjadi permasalahan," ungkap Bupati.

Lebih lanjut Haryanto mengungkapkan bahwa mulai dari Jumat malam 14 Desember 2018, pihaknya berupaya maksimal dalam memantau persiapan pencoblosan hingga mekanisme pelaksanaan penghitungan suara.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jateng, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi daerah yang dianggap rawan dalam pelaksanaan pilkades serentak tersebut.

"Antusias masyarakat di desa yang kita kunjungi juga ternyata begitu bagus, harapannya semoga mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara, berjalan dengan aman, kondusif tanpa suatu halangan dan permasalahan apapun," harapnya.

Haryanto juga menaruh harapan agar warga bisa sadar bahwa ini adalah pesta demokrasi, bukanlah ajang mencari permusuhan akan tetapi mencari dan memilih pemimpin di desanya.

Beda pendapat merupakan hal yang wajar, sebab yang terpenting adalah harus bisa menjaga keamanan desanya masing-masing.

"Pemungutan suara ini dilakukan sampai nanti jam dua siang, setelah itu baru dilakukan penghitungan suara. Cepat atau lambat, selesainya penghitungan suara ini sudah kami dampingi dengan tim pengamanan dari Polres Pati serta Kodim 0718/Pati. Dan pengamanan ini sudah dipetakan di daerah-daerah yang rawan maupun yang tidak," pungkasnya. (*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved