Ribuan Warga Kendal Terancam Tak Bisa Salurkan Hak Pilih di Pemilu 2019

Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Kendal, Akhyan merinci, angka itu berasal dari pemilih pemula sebanyak 1.399.

Ribuan Warga Kendal Terancam Tak Bisa Salurkan Hak Pilih di Pemilu 2019
Tribun Jateng/Dhian Adi Putranto
Warga mengantre untuk mendapatkan pelayanan di Dispendukcapil Kendal, Senin (17/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 3.346 warga Kendal terancam tidak dapat menyalurkan hak pilihnya di Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu dikarenakan mereka belum melakukan perekaman data penduduk.

Padahal, satu di antara syarat memberikan suara pada pesta demokrasi tahun depan adalah harus memiliki KTP Eleketronik.

Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Kendal, Akhyan merinci, angka itu berasal dari pemilih pemula sebanyak 1.399.

Sementara sisinya merupakan warga yang seharusnya sudah melakukan perekaman namun hingga kini belum melakukannya.

Pihaknya terus berupaya untuk memberikan kemudahan bagi warga Kendal untuk mendapatkan pelayanan perekaman data.

Bahkan pihaknya juga menggelar perekaman di tiap sekolah menengah atas hingga ke desa-desa menggunakan mobil perekaman data penduduk.

"Untuk kaum difabel pun kami hingga mendatangi di lokasi mereka agar mudah dalam merekam data," tuturnya

Sementara warga yang baru saja melakukan perekaman data penduduk, Muhammad Bagus mengatakan dirinya memanfaatkan liburan sekolah untuk melakukan perekaman.

"Ini usia saya baru 17 tahun, jadi baru melakukan perekaman sekarang," ucap dia. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved