Bawaslu Kendal Ingin Hak Suara Para Penyandang Disabilitas Bisa Teraspirasi

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal menjamin hak suara para penyandang disabilitas.

Bawaslu Kendal Ingin Hak Suara Para Penyandang Disabilitas Bisa Teraspirasi
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Rapat Koordinasi Sosialisasi Pengawasan dengan Stakeholder dan Masyarakat pada Pemilu 2019 di Hotel Sae Inn, Kamis (29/11/2018) yang diadakan oleh Bawaslu Kendal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal menjamin hak suara para penyandang disabilitas hingga saat tanggal pemungutan suara.

Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Kendal, Wahidin Said mengatakan penjaminan tersebut dilakukan dengan cara melakukan pendataan secara mendetail para pemilih yang menyandang disabilitas.

"Pendataan ini suapaya para petugas TPS mengetahui bahwa ada pemilih yang mengalami disabilitas di TPS-nya," tuturnya, Senin (17/12/2018).

Ribuan Warga Kendal Terancam Tak Bisa Salurkan Hak Pilih di Pemilu 2019

Menurutnya, hal itu juga berlaku bagi penyandang disabilitas tuna grahita yang di dalamnya terdapat Orang Dengan Gangguan Jiwa (OGDJ) dan kelainan mental.

Said mengatakan bahwa di dalam PKPU nomor 11 tahun 2018, syarat untuk mennggunakan hak suara selain terdaftar dalam DPT dan mempunyai KTP elektronik, yakni pemilih tersebut dalam kondisi sadar dan tidak dalam keadaan gangguan jiwa.

Gangguan jiwa tersebut tertuang dalam surat dari dokter kejiwaan.

Namun jika para penyandang tuna grahita tersebut tidak dinyatakan mengidap gangguan jiwa yang ditulis dalam surat keterangan dari dokter dan dapat secara sadar menggunakan hak suaranya maka diperbolehkan untuk menggunakan hak suaranya.

"Namun jika pada saat hari pemilihan, pemilih tersebut dalam kondisi drop (tidak sadar) maka hak suaranya tidak dapat digunakan," tuturnya.

Hingga November 2018, 100 Orang Kendal Terjangkit HIV/AIDS

Divisi Pemutakhiran Data Pemilih dan Informasi KPU Kendal, Nurul Akhirin mengatakan di tiap TPS telah disiapkan formulir C3 bagi pendamping para penyandang disabilitas pada saat pemungutan suara.

Formulir itu berisi pernyataan untuk merahasiakan pilihan dari orang yang didampingi.

"Lokasi TPSnya bagi para penyandang disabilitas pun kami buat lebih mudah seperti lokasinya yang datar tidak berbatu dan tidak berundak-undak, Meja pada bilik suara pun juga di siapkan juga yang mempermudah bagi disabilitas saat memilih," pungkasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved