Dituding Terlibat Pengaturan Skor, Yoyok Sukawi: PSIS Semarang Hanya Dapat Dua Penalti

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi membantah tudingan mengenai adanya praktik match fixing untuk klubnya di Liga 1.

Dituding Terlibat Pengaturan Skor, Yoyok Sukawi: PSIS Semarang Hanya Dapat Dua Penalti
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi saat mendampingi Mahesa Jenar berlaga di Liga 1. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi membantah tudingan mengenai adanya praktik match fixing (Pengaturan skor) yang berkaitan dengan PSIS selama berkompetisi di Liga 1 musim 2018.

Sebelumnya, dalam sebuah forum diskusi "PSSI Harus Baik" di Graha Pena, Surabaya, Koordinator Save Our Soccer (SOC), Akmal Marhali menyindir beberapa klub Liga 1 yang rentan dengan dugaan pengaturan skor.

Akmal menyindir prestasi dua tim Liga 1, PSIS Semarang dan Arema FC yang mampu finish di posisi sepuluh besar.

CEO PSIS Semarang Tanggapi Santai Sindirian Save Our Soccer Tentang Pengaturan Skor

Jose Mourinho Dipecat, Manchester United Siapkan Lima Kandidat Penggantinya

Padahal di awal-awal kompetisi dua tim ini berada di papan bawah.

Ia menyebut, keberhasilan dua tim itu bisa saja dipengaruhi faktor orang dalam PSSI.

Sebab baik PSIS maupun Arema memang pemiliknya berstatus pengurus PSSI sehingga sangat memungkinkan adanya praktik pengaturan skor.

Bos PSIS, Yoyok Sukawi merupakan anggota Exco PSSI. Sementara bos Arema FC, Iwan Budianto merupakan wakil ketua umum PSSI.

Menanggapi tudingan Akmal Marhali, Yoyok Sukawi mengaku santai dengan hal tersebut.

Ia bahkan menantang balik Akmal Marhali untuk mencari bukti-bukti jika ada indikasi PSIS melakukan pengaturan skor.

Halaman
12
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved