Kemendag Beri 100 Tenda Dagang pada Pedagang Pasar Darurat Pasar Legi Solo

Kementerian Perdagangan memberikan 100 tenda dagang bagi para pedagang pasar darurat pasar Legi Solo, Selasa (18/12/2018)

Kemendag Beri 100 Tenda Dagang pada Pedagang Pasar Darurat Pasar Legi Solo
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Para pedagang mulai berjualan di sekitar Pasar Legi Solo, Rabu (31/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberikan 100 tenda dagang bagi para pedagang pasar darurat pasar Legi Solo, Selasa (18/12/2018).

Selain itu Kemendag berencana juga untuk membantu pembangunan kembali Pasar Legi yang terbakar hebat beberapa waktu yang lalu.

Staf Khusus Menteri Perdagangan, Eva Yuliana, mengatakan, pihaknya telah beberapa kali memberikan bantuan tenda dagang bagi para pedagang tersebut. Total pihaknya menyalurkan 200 tenda dagang.

"Ini komitmen kami agar para pedagang segera bisa berjualan dengan layak di pasar darurat," kata Eva.

Selain itu, Kemendag juga berencana untuk membantu pembangunan kembali Pasar Legi. Namun hal itu harus dibicarakan kembali dengan Kementerian Keuangan dan pihak terkait.

Pasalnya, kebakaran yang melanda Pasar Legi terjadi saat perencanaan anggaran untuk tahun 2019 sudah selesai.

"Maka kita akan bahas bersama sama dulu dengan pihak-pihak terkait. Tetapi kami optimistis akan bisa membantu pembangunan kembali Pasar Legi," ujar dia.

Sementara Kepala Disdag Solo, Subagiyo menyatakan saat ini dari 1.500 pedagang terdampak terbakarnya Pasar Legi Solo, sudah ada pedagang yang mulai berjualan di pasar darurat yang disiapkan Pemkot Solo.

Di antaranya 322 pedagang di hanggar Pasar Legi, 130 pedagang di tenda dan kios serta ada 150 pedagang yang berjualan di los pinggir jalan sekitar Pasar Legi.

"Artinya kita masih kurang. Maka dengan pemberian 100 tenda ini kami bersyukur sekali," terangnya.

Meski begitu menurut Subagiyo, para pedagang sudah mandiri. Artinya sudah tahu cara berdagang tanpa harus menunggu bantuan Pemkot Solo.

Sementara untuk 100 tenda pemberian Kemendag, menurutnya akan digunakan untuk para pedagang di los yang tak mendapatkan kios triplek.

"Mereka sudah bisa berdiri sendiri kok. Pake payung sendiri bikin los dan lain-lain," paparnya. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved