Bupati Wihaji Akan Bagikan 818 KTP-el Warga Batang

Bupati Batang Wihaji direncanakan akan membagikan 818 keping KTP-el secara simbolis pada program "Ngudo Roso"

Bupati Wihaji Akan Bagikan 818 KTP-el Warga Batang
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Kepala Disdukcapil Abdul Rahman didampingi Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Muhammad Sholeh saat ditemui di kantornya, Rabu (19/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Bupati Batang Wihaji direncanakan akan membagikan 818 keping KTP-el secara simbolis pada program "Ngudo Roso" di Desa Cempokokuning Kecamatan Batang besok, Kamis (20/12/2018).

818 KTP-el itu akan dibagikan kepada masyarakat di tujuh kelurahan dan delapan desa di Kecamatan Batang, yakni kelurahan Kauman, Sambong, Proyonanggan Selatan, Proyonanggan Utara, Watesalit, Karangasem Utara, dan Karangasem Selatan. Serta masyarakat di Desa Cepoko Kuning, Kecepak, Denasri Wetan, Klidang Wetan, Pasekaran, Denasri Kulon, Kalisalak dan Rowobelang.

"Kita akan memanfaatkan acara Ngudoroso untuk membagikan KTP-el warga Batang yang sudah dicetak tapi belum diambil oleh pemiliknya saat "Ngudo Roso". Masyarakat bisa terlebih dulu mengecek daftar nama pemilik KTP-el di Kantor Kecamatan Batang pada hari ini. Kita akan tempel disana. Sehingga, pada saat pembagian nanti, masyarakat sudah tidak perlu bertanya lagi,” terang Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batang, Abdul Rahman Rabu (18/12/2018).

Dijelaskannya, 818 KTP-el yang akan dibagikan kepada masyarakat Kecamatan Batang itu sudah menumpuk terlalu lama di kantor Disdukcapil Kabupaten Batang.

“Ya, sebenarnya sudah lama jadi, tapi memang masyarakat Kecamatan Batang ini tingkat keaktifan untuk mendapatkan KTP-el memang kurang. Sehingga menumpuk di Kantor Disdukcapil," ujarnya.

Dengan dibagikannya 818 KTP-el tersebut, Disdukcapil masih mempunyai tunggakan sebanyak 4.182 KTP-el milik masyarakat Kecamatan Batang yang belum dilakukan pencetakan.

“Jadi memang tunggakan untuk masyarakat Kecamatan Batang ini ada sejumlah 5 ribu keping blangko. Dengan akan dibagikannya 818 KTP-el tersebut, maka tanggungan kita berkurang menjadi 4.182 keping blangko milik masyarakat Kecamatan Batang yang belum bisa dicetak,” terangnya.

Dari total 15 Kecamatan se-Kabupaten Batang, Disdukcapil masih mempunyai tunggakan pencetakan blangko KTP-el sebanyak 60.074 keping.

“Dari jumlah tersebut, sampai dengan saat ini yang terus aktif meminta untuk segera dilakukan pencetakan hanya sebanyak 20,207 saja. Kemungkinan, sisanya 39.867 itu sudah pindah ke luar kota/kabupaten atau kerja di luar negeri, menjadi TKI/TKW, karrna hampir setiap bulanya ada 50 warga yang keluar daerah atau ke luar negeri,” jelasnya.

Pihaknya masih terus mengupayakan tugakan yang tersisa agar bisa segera diselesaikan.

Menurutnya, cepat atau tidaknya penyelesaian tunggakan itu bergantung dengan ketersedian pasokan blangko KTP-el dari pemerintah pusat.

“Stok blangko KTP-el kita hingga saat ini masih tersisa sekitar 500 keping saja. Stok blangko kita sangat minim sekali. Pemerintah pusat belum bisa memenuhi kebutuhan di daerah. Oleh karenanya, masyarakat diminta untuk sabar,” pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved