Wali Kota Solo Dilaporkan ke Polisi karena Dirikan Masjid di Taman Sriwedari

FX Rudy dituding telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan mendirikan Masjid Taman Sriwedari Surakarta, di atas tanah sengketa.

Wali Kota Solo Dilaporkan ke Polisi karena Dirikan Masjid di Taman Sriwedari
KOMPAS.com/Labib Zamani
Penampakan Desain Masjid Taman Sriwedari Surakarta (MTSS) yang akan dibangun di lahan bekas THR Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Jumat (2/2/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dilaporkan oleh ahli waris Sriwedari ke polisi.

FX Rudy dituding telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan mendirikan Masjid Taman Sriwedari Surakarta, di atas tanah sengketa.

Koordinator ahli waris, RMT Wirjodiningrat Joko Pikukuh Gunadi mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat laporan pengaduan ke Polresta Surakarta berkaitan dugaan perusakan tanah Sriwedari dengan nomor aduan STBP/691/XII/2018/Reskrim, tertanggal 10 Desember 2018.

Gunadi menyebut, tanah Sriwedari secara de jure sudah menjadi milik ahli waris.

"Tapi, itu tidak digubris. Malah membangun masjid (Masjid Taman Sriwedari Surakarta) di atas tanah sengketa. Ini kan perbuatan melawan hukum. Ini contoh pejabat yang tidak taat hukum," kata Gunadi, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (19/12/2018).

Gunadi menyebut, apa yang dilakukan wali kota tersebut masuk ranah pidana karena telah membangun, merusak, membongkar, merubah status tanah Sriwedari yang masih dalam sengketa di Pengadilan Negeri Surakarta.

"Wali kota selama ini membuat opini bahwa seolah-olah membuat opini tanah Sriwedari tidak sengketa. Padahal, faktanya, sengketa di pengadilan. Bahkan, Pemkot mengklaim melalui wali kota bahwa Masjid Taman Sriwedari dibangun di atas milik pemerintah. Ini kan sudah masuk kategori menyebarkan berita bohong melalui media," ujar dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli mengaku, dirinya saat ini masih berada di luar kota sehingga belum mendalami terkait laporan aduan tersebut. "Saya masih di luar kota," kata dia singkat.

Sementara, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, dirinya siap mengikuti proses hukum yang berlaku.

Rudy menambahkan, pembangunan Masjid Taman Sriwedari telah melalui prosedur yang benar.

Sebab, pembangunan masjid tersebut telah dilengkapi dengan sertifikat tanah, izin mendirikan bangunan, dan persyaratan lainnya.

Sehingga, pembangunan masjid tersebut sudah sesuai aturan.

"Pemkot telah mengantongi sertifikat hak pakai Nomor 40 dan 41 yang dikeluarkan BPN dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk membangun masjid ini (Masjid Taman Sriwedari Surakarta)," ungkap dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wali Kota Surakarta Dilaporkan ke Polisi karena Dituding Dirikan Masjid di Lahan Sengketa"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved