Kepala Bagian Pengadaan Pemkot Semarang: Ada Aturan, 1 Kontraktor Bisa Kerjakan Lebih dari 6 Proyek

Pemerintah Kota Semarang dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan agresifitasnya dalam melakukan pembangunan Kota Semarang.

Kepala Bagian Pengadaan Pemkot Semarang: Ada Aturan, 1 Kontraktor Bisa Kerjakan Lebih dari 6 Proyek
Tribunjateng.com/M Zaenal Arifin
CEK PEMBANGUNAN - Pejabat Distaru Kota Semarang meninjau pembangunan gedung parkir 8 lantai di kompleks Balai Kota Semarang, Senin (17/12). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang dalam beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan agresifitasnya dalam melakukan pembangunan Kota Semarang.

Sejumlah proyek infrastruktur giat digarap untuk dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Hal itu setidaknya tergambar oleh data kondisi jalan yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang.

Tercatat kondisi jalan baik yang semula pada tahun 2011 hanya sekitar 46%, mampu ditingkatkan menjadi 88,7% hingga tahun 2017.

Hal tersebut tentu saja menjadi sebuat hal yang positif.

Namun di sisi lain, Pemerintah Kota Semarang oleh beberapa pihak dinilai tak jeli dalam mengerjakan sejumlah project infrastruktur.

Bahkan ULP (Unit Layanan Pengadaan) dituding teledor karena menyalahi aturan yang tercantum dalam Perpres Nomor 54 Tahun 2010.

Alasannya karena adanya kondisi dimana satu kontraktor mengerjakan hingga 7 project dalam satu tahun, padahal dalam aturan tersebut tertulis maksimal 6.

Dicontohkanlah PT Mina Fajar Abadi sebagai pihak yang disebut sebagai perusahaan yang ada dalam kondisi tersebut.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved