Perserikatan Muhammadiyah Dirikan STKIP di Batang

Wihaji berharap banyak pendirian perguruan tinggi di Batang karena akan berdampak pada peningkatan sumber daya manusia

Perserikatan Muhammadiyah Dirikan STKIP di Batang
Istimewa
Mewakili Kemristek Dikti , Kepala Layanan Lembaga Dikti Wil. VI , Prof. Dr. DYP Sugiharto, M.Pd . Kons menyerahkan SK Pendirian STKIP Kepada Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Batang, Nasikhin, Kamis (20/12/2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Setelah UNDIP mendirikan Fakultas untuk program Penerimaan Mahasiswa Diluar Kampus Utama (PSDKU) di Batang, kini giliran Pengurus Daerah Muhammadiyaah Kabupaten Batang mendirikan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP).

“Hampir delapan tahun kita menunggu SK pendirian STKIP, yang dulu rekomendasi pertama diberikan Bupati Bambang Bintoro sampai Bupati wihaji baru trurun SK Pendirian tersebut, semoga ini menjadi berkah bagi Bupati Wihaji,” tutur Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Batang, Nasikhin.

Menurutnya, Pendirian STKIP Muhammadiyah akan secara langsung meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM), oleh karena itu pihaknya berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak.

“Kami memilih dua jurusan yaitu PGSD dan bahasa Inggis, karena lowongan guru SD sekarang ini cukup banyak dan diera revolusi 4.0 menuntut kemampuan bahasa asing terutama baha inggris sehingga dibutuhkan inivatif dan kreatif,” jelas Nasikhin.

Sementara, Bupati Batang Wihaji mengatakan apresiasinya terhadap keseriusan Perserikatan Muhammadiyah yang selalu konsentrasi memajukan pendidikan dan kesehatan, begitu juga dengan lembaga – lembaga usahanya yang bersinergi dengan pemerintah demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Batang.

“Pendirian Perguruan Tinggi minimal bisa mengurangi pengaguran,karena kita punya pekerjaan rumah besar selain mengurangi pengguran dan meningkatkan IPM, sehingga harus ada sinergitas antar ormas pemerintah,” ujarnya.

Dikatakan Wihaji, untuk menghadapi revolusi industri sekarang ini percapatan teknologi sangat luar biasa oleh sebab itu harus ada peran dari stakeholder untuk meningkatkan sumber daya manusia.

“Persekerikatan Muhammadiyah sudah matang yang tentunya telah memiliki banyak pengalaman dalam berkonsentrasi di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi," tuturnya

Ia pun berharap banyak pendirian perguruan tinggi di Batang karena akan berdampak pada peningkatan sumber daya manusia, sehingga program pemerintah daerah menciptakan 1.000 wirausaha baru bisa tercapai.

“Saya menyakini Batang kan menjadai Kota industri, Kota wisata dan Kota Pendidikan karena potensi itu kita memiliki semunya, tinggal kita sebagai masyarakat Batang harus menangkap peluang yang baik ini,” pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved