Gempa Dieng Wonosobo Malam Ini, Aryadi : Dieng Aman untuk Berlibur
Stasiun Geofisika Banjarnegara sempat merilis gempabumi mengguncang wilayah dataran tinggi Dieng, pukul 18:27:38 WIB, Selasa (25/12).
Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Stasiun Geofisika Banjarnegara sempat merilis gempabumi mengguncang wilayah dataran tinggi Dieng, Wonosobo, pukul 18:27:38 WIB, Selasa (25/12).
Hasil analisis BMKG menunjukkan, gempabumi berkekuatan M=2,6 terjadi dengan koordinat episenter pada 7.35 LS dan 109.92 BT.
Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2.5 km arah Timur Laut Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah pada kedalaman 10 km.
Lokasi gempa ini berdekatan dengan event gempa pada tanggal 10 Desember 2018 yang berada pada jarak 7 km Barat Daya Kabupaten Wonosobo.
Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal yang belum terindentifikasi (blind fault).
Kepala UPT Dieng Banjarnegara Aryadi Darwanto yang tinggal di Desa Dieng Kulon Batur justru mengaku tidak merasakan getaran gempa itu.
Wajar saja, jika melihat titik koordinatnya, menurut Aryadi, pusat gempa berada cukup jauh dari Dieng, sekitar belasan kilometer arah tenggara/selatan Dieng.
"Saya yang domisili di juga tidak merasakan apa-apa,"katanya
Karena itu, Aryadi memastikan Dieng dalam kondisi aman. Wisatawan tak perlu ragu berkunjung ke Dieng untuk menghabiskan masa liburan panjang ini.
Hal sama diungkapkan pengelola bukit Sikunir Sembungan Kejajar Wonosobo, Bukhori. Ia mengaku tak merasakan getaran gempa itu.
Saat ini, pun masih banyak wisatawan yang meramaikan berbagai objek wisata di kawasan Dieng dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru.
"Dieng aman," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gempa-dieng-wonosobo.jpg)