Selamatkan Mata Air Siwedus, Komunitas Racika Plam Taman 1.000 Pohon

Kegiatan tersebut melibatkan 100 peserta dari unsur pecinta alam dari Batang dan Pekalongan.

Selamatkan Mata Air Siwedus, Komunitas Racika Plam Taman 1.000 Pohon
Tribun Jateng/Dina Indriani
Anggota Racika Palm menanam bibit pohon di area sumber mata air Siwedus Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batanh, Jawa Tengah, Selasa (25/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Komunitas Racika Palm memanfaatkan libur Natal melakukakan gerakan tanam seribu pohon di sumber mata air Siwedus, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut melibatkan 100 peserta dari unsur pecinta alam dari Batang dan Pekalongan.

Pembina Racika Palm, Nur Hadi Suwung mengatakan, gerakan penanaman pohon di sumber mata air bertujuan untuk melindunginya.

"Tujuan kami melakukan penanaman untuk melindungi mata air yang sekarang debit airnya berkurang sekaligus untuk reboisasi kawasan sumber mata air," ujar Nur Hadi selepas kegiatan, Selasa (25/12/2018).

Sementara pohon yang ditaman adalah aren, polo, jambu, srikaya dan mahoni.

Selain mengisi libur, kegiatan ini juga sekaligus untuk memperingati HUT Racika ke 23 yang jatuh pada tanggal 28 November lalu.

"HUT Racika kami peringati setiap tanggal 28 November, adapun acara untuk memperingatinya dari acara syukuran, diskusi lingkungan, lomba lintas alam dan terakhir Pendidikan SAR," jelasnya.

Tidak hanya tanam pohon, Racika Palm juga menghelat diskusi lingkungan, kemah dan memberikan bantuan ratusan bibit sengon untuk warga dan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Desa Tombo.

Pemberian bibit tersebut diharapkan warga dan pemuda desa setempat juga merawat pohon yang telah tertanam di sumber mata air.

Satu di antara peserta Udin mengaku senang mengikuti kegiatan alam yang diikuti gerakan tanam pohon upaya selamatkan sumber mata air di sela libur panjangnya.

"Sebagai generasi muda, layaknya kita ikut menjaga dan melestarikan alam, ini menjadi kegiatan positif yang saya ikuti bersama teman-teman saat libur panjang seperti ini, sehingga menurut saya lebih bermanfaat," ujarnya

Terpisah, Camat Bandar Haryono mengapresiasi kegiatan komunitas pecinta alam Racika Palm dan Nu Backpaker dalam upaya menyelamatkan sumber mata air di Desa Tombo.

"Tentu kegiatan anak-anak muda seperti ini harus kita dukung karena kepedulian mereka terhadap lingkungan sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan kelestarian alam ke depan," tandasnya.

Penulis: dina indriani
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved