Tiga Destinasi Wisata Kota Semarang Ramai Diserbu Pengunjung

Tiga destinasi wisata Kota Semarang selama event liburan sekolah sampai tahun baru terlihat berbeda dari hari libur biasanya.

Tiga Destinasi Wisata Kota Semarang Ramai Diserbu Pengunjung
ISTIMEWA
Pengunjung memadati area wisata Goa Kreo Kota Semarang, Minggu (30/12/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tiga destinasi wisata Kota Semarang selama event liburan sekolah sampai tahun baru terlihat berbeda dari hari libur biasanya.

Para wisatawan baik lokal maupun yang berasal dari luar kota Semarang memadati tiga obyek wisata tersebut yakni Wisata Goa Kreo di Kandri Gunungpati, Hutan Wisata Tinjomoyo, dan Kampoeng Wisata Taman Lele yang berlokasi di Tugu.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Litani Satyawati menyebutkan pada momen liburan anak-anak sekolah selama 2 minggu ditambah libur Natal dan Tahun Baru secara khusus disiapkan hiburan dan fasilitas di ketiga obyek wisata kota Semarang tersebut bagi para pengunjung yang akan berekreasi di sana.

Selain kebersihan, kenyamanan dan kelengkapan fasilitas obyek-obyek wisata, pihaknya menambahkan beberapa hiburan akhir tahun berupa musik dangdut dan campursari di tiga destinasi wisata pada tanggal 29 dan 30 Desember 2018.

“Pada momen liburan sekolah, banyak warga dan wisatawan yang berdatangan ke Kota Semarang, maka kami secara khusus menambahkan beberapa hiburan di obyek wisata Kota Semarang yang sering dikunjungi. Diharapkan dengan penambahan ini pengunjung yang datang akan betah berlama-lama ke Kota Semarang dan hatinya pun dapat terhibur” urai Litani.

Selain musik dangdut dan campur sari, para pengunjung juga disuguhi dengan penampilan grup-grup dangdut lokal dan campur sari lokal. Sebut saja Mega Paragon, Luna Boja, dan Om Mursita. Berkolaborasi dengan penyanyi-penyanyi lokal seperti Tami Etsa, Eva Tamia, dan Lusi Andita, serta Angklung Elling Delling featuring Adi, Friska dan Nining.

Rini salah seorang pengunjung Goa Kreo asal Solo menyatakan sangat puas dengan adanya hiburan musik dangdut dan campur sari di Goa Kreo, dirinya berharap agar hiburan seperti ini bisa ditambah lagi dengan jenis hiburan yang lain agar warga yang datang tidak merasa bosan.

“Saya membawa 5 anggota keluarga untuk datang ke Goa Kreo. Saya amat senang dengan hiburannya. Semoga tahun depan Pemerintah Kota Semarang bisa menambah lagi hiburan semacam ini dengan bentuk yang berbeda agar warga dan wisatawan yang datang tidak bosan” harap Rini.

Sementara, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang kerap disapa Hendi, menegaskan bahwa pengembangan dan peningkatan fasilitas di beberapa destinasi wisata menjadi salah satu program yang dimajukan di Kota Semarang.

Dirinya mendorong supaya promosi destinasi wisata yang ada di kota Semarang bisa sampai ke manca negara.

Menurutnya, kegiatan seperti ini meskipun berskala kecil namun lama-kelamaan akan dikenal sampai ke luar daerah hingga manca negara.

“Kami bersama OPD terkait dengan didukung komponen masyarakat akan menambah beberapa obyek wisata baru, seperti yang kemarin Minggu (30/12) kita luncurkan yaitu obyek wisata Kampung Sawah di daerah Mijen dan Semarang Bridge Fountain di Sungai Kanal Barat pada malam tahun baru nanti. Dengan penambahan 2 obyek wisata ini Kota Semarang akan semakin dikenal hingga ke luar kota bahkan manca negara,” harap Hendi.

Hendi juga berpesan agar warga Semarang bisa hadir dan menyaksikan peresmian Bridge Fountain tersebut karena berbagai hiburan menarik telah disiapkan Pemerintah Kota Semarang.

Yaitu pesta kembang api (Fire Works Party), penampilan J-Rocks, Goodmorning Everyone, Feren.

Selain itu juga dimeriahkan artis-artis lokal The Jadoel, Sangkala Band, Kari Iki Keroncong, Eling Deling, dan Blazen Band.(*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved