Habib Syech Pimpin Ribuan Warga Karanganyar Sholawat Bersama dalam Malam Cinta Rasul

Ribuan warga mengikuti acara Malam Cinta Rasul bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf di alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (31/12/2018).

Habib Syech Pimpin Ribuan Warga Karanganyar Sholawat Bersama dalam Malam Cinta Rasul
TRIBUN JATENG/YASMINE AULIA
Habib Syech mengisi Malam Cinta Rasul di alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (31/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Ribuan masyarakat memenuhi alun-alun Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengisi malam Tahun Baru, Senin (31/12/2018).

Mereka ingin mengikuti acara Malam Cinta Rasul bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf.

Menyambut pergantian tahun, Pemkab Karanganyar mengadakan sholawat bersama di alun-alun.

Sebelum acara dimulai pukul 21.00 WIB, ribuan masyarakat telah memenuhi alun-alun menunggu kedatangan Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf.

Sholawat bersama ini diselenggarakanhingga pengujung malam, yakni pukul 00.00 WIB.

Kedatangan Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf disambut Bupati Karanganyar Juliyatmono, beserta jajarannya di rumah dinas Bupati.

"Pada malam pergantian tahun ini kebetulan saya diminta Bupati Sragen dan Bupati Karanganyar untuk datang. Jadi sehabis dari Sragen saya langsung ke Karanganyar. Senang sekali pada malam ini saya berada di Kabupaten Karanganyar," tutur Habib Syech membuka acara.

Malam Cinta Rasul berjalan lancar.

Cuaca cerah padahal sewaktu sore hari hujan mengguyur Bumi Intanpari.

Juliyatmono menyampaikan harapannya di hadapan ribuan warga.

 "Semoga pada tahun 2019, tahun pesta demokrasi diselenggarakan, segalanya berjalan dengan aman, damai, dan sejuk di Kabupaten Karanganyar," tuturnya.

Menurutnya, pesta kembang api menyambut Tahun Baru yang terpusat di kantor Bupati tetap digelar berkat sumbangan kembang api dari donatur.

"Jadi mohon maaf apabila ada yang tidak berkenan dengan kembang api. Ini bukan dari dana pemkab melainkan sumbangan dari donatur. Saya juga sempat minta agar tidak berbentuk kembang api donasinya, namun beliau tetap ingin menyumbangkan berupa kembang api agar malam pergantian tahun semakin berwarna," ujar Juliyatmono. (*)

Penulis: Yasmine Aulia
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved