Razia Jelang Tahun Baru, Polisi Amankan Ratusan Petasan dan Botol Miras di Kota Tegal

Polres Tegal Kota meningkatkan razia penyakit masyarakat sekaligus antisipasi adanya gangguan ketertiban saat perayaan malam pergantian tahun.

Razia Jelang Tahun Baru, Polisi Amankan Ratusan Petasan dan Botol Miras di Kota Tegal
Tribun Jateng/ Mamdukh Adi Priyanto
Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah, menunjukan barang bukti miras dan petasan saat rilis kasus di Mapolres, Senin (31/12/2018).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Polres Tegal Kota meningkatkan razia penyakit masyarakat sekaligus antisipasi adanya gangguan ketertiban saat perayaan malam pergantian tahun.

Ratusan botol minuman beralkohol dan petasan yang dijual ke masyarakat di wilayah Kota Tegal pun disita petugas.

"Ratusan botol miras dan petasan yang menimbulkan ledakan kami sita agar tidak dipergunakan. Kepolisian minta agar saat malam pergantian tahun tidak ada warga yang menanggak miras dan membakar petasan," kata Kapolres Tegal Kota, AKBP Siti Rondhijah, saat di mapolres, Senin (31/12/2018).

Pihaknya juga telah mengamankan penjual miras dan petasan.

Rondhijah menjelaskan sesuai ketentuan yang berlaku, semua yang mengandung bahan peledak dilarang dijual bebas.

Setiap petasan, kata dia, pastinya mengandung bahan peledak. Karena itu, sebagai upaya penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pergantian tahun, razia ditingkatkan.

Sementara, untuk miras yang disita merupakan ilegal atau tidak berizin atau pun izinnya sudah kedaluwarsa.

"Kebanyakan miras yang disita berizin dan boleh, namun izinnya habis. Kami tarik dan tegaskan tidak boleh beredar," jelasnya.

Upaya pencegahan juga dilakukan pihaknya dengan mengimbau kepada pedagang kembang api agar tak menjual petasan.

Selain itu, dia juga berharap agar masyarakat tidak membunyikan petasan di malam pergantian tahun.

Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Agus Budi Yuwono, menuturkan petasan yang disita dari dua pemilik atau pedagang.

"Sedangkan untuk miras, disita dari tiga pedagang. Tersangkanya kami berlakukan tipiring (tindak pidana ringan)," terang Agus Budi.

Miras yang disita antara lain dari toko di Jalan Cempaka, toko Jalan Nanas, dan toko di Jalan Merpati Kota Tegal.

"Total ada 700 botol minuman keras dari berbagai macam jenis yang kami amankan," imbuh kasatreskrim.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved