2019 Pemkab Batang Fokus Bangun Infrastruktur Jalan Wisata, Alokasikan Rp 70 Miliar

Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) telah menyelesaikan proyek pembangunan fisik 2018.

2019 Pemkab Batang Fokus Bangun Infrastruktur Jalan Wisata, Alokasikan Rp 70 Miliar
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Bupati Batang Wihaji didampingi Kepala DPUPR Batang, Ketut Mariaji saat mengecek proyek pembangunan jembatan yang telah selesai, kemarin Senin (31/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) telah menyelesaikan proyek pembangunan fisik 2018.

"Proyek pembangunan fisik 2018 sudah selesai semua, tepat waktu dan tidak menyisakan masalah," tutur Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR), Ketut Mariaji, Selasa (1/1/2019).

Ketut mengatakan di tahun 2018 untuk infrastruktur jalan Kabupaten Batang yang sudah diperbaiki mencapai 26 kilometer dan dua proyek pembangunan dua jembatan.

"Infrastruktur jalan yang kita perbaiki kurang lebih sudah mencapai 26 Kilometer, dan ada dua pembangunan Jembatan yaitu Pandansari-Karangdadap serta Jembatan Prigi Subah," jelasnya

Sementara dijelaskannya untuk nilai anggaran pembangunan infrastruktur di 2018 mencapai Rp 44 miliar, yang berasal dari APBD Rp 23 miliar, Bantuan Provinsi Rp 4 miliar dan bantuan Dana Alokasi Kusus ( DAK ) Rp 17 miliar.

Jika pada 2018 pembangunan infrastruktur di prioritaskan perbaikan jalan di wilayah kota Batang, pada tahun 2019 Pemkab melalui DPUPR akan melakukan pembangunan secara merata di 15 Kecamatan namun memprioritaskan akses wisata dengab nilai anggaran dari APBD mencapai Rp 70 Miliar.

"Di 2018 pembangunan fisik di prioritas kota Batang, sedangkan untuk 2019 kita sebar ke 15 Kecamatan dan prioritas utamanya infrastruktur jalan yang masuk akses wisata. Ada kenaikan yang signifikan untuk pembangunan infrastruktur nilai anggaran dari APBD mencapai Rp 70 miliar," terangnya.

Bupati Batang Wihaji mengatakan pembangunan infrastuktur menuju akses wisata memang menjadi prioritas utama di Tahun 2019.

Hal itu tak lain untuk menyambut tahun kunjungan wisata Visit Batang 2022.

"2019 kita prioritaskan infrastruktur jalan lebih banyak dari 2018, utamanya akses menuju jalan wisata sebagai bentuk kesiapan kita menyambut Visit Batang 2022," ujarnya.

Agar proses pembangunan insfrastruktur 2019 dapat terlaksana pihaknya akan percepat lelang.

"Kita kan percepat waktu lelangnya terutama untuk anggaran APBD kalau ada masalah atau tambahan waktu masih ada waktu untuk menyelesaikan dan memperbaikinya," pungkasnya.

Untuk perbaikan jalan wisata di 2019 meliputi akses menuju Curug Genting, akses Pantai Jodo, Jalan Deles, Jalan Gerlang, jalan Alun - alun Limpung ke Tersono, penataan lingkungan alun - alun Tersono, Trotoar Jalan Limpung, penataan trotoar jalan Gajah Mada Batang, serta penataan trotoar Jalan Dr. Wahidin Batang.(din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved