Nining Khusuk Ikuti Istigasah di Alun-alun Kabupaten Pekalongan

Walaupun hujan melanda sejak awal acara, pengunjung tetap bertahan dan menikmati lantunan musik Islami.

Nining Khusuk Ikuti Istigasah di Alun-alun Kabupaten Pekalongan
Tribun Jateng/Budi Susanto
Para pengunjung acara perayaan tahun baru di Jalan Madurorejo komplek Alun-alun Kabupaten Pekalongan tetap khusyuk menikmati acara meski hujan mengguyur, Senin (31/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Lantunan tembang-tembang Islami didendangkan oleh grup gambus mengisi pergantian tahun di Jalan Madurorejo Kabupaten Pekalongan.

Walaupun hujan melanda sejak awal acara, pengunjung tetap bertahan dan menikmati lantunan musik Islami.

Tampak sebagian dari mereka menahan guyuran hujan dengan payung yang dibawa.

Ada pula sebagian lainnya menggunakan plastik sebagai sarana berteduh di bawah guyuran hujan.

Satu di antaranya adalah Nining Isnawati (34).

Ia bertahan di bawah guyuran hujan menggunakan penutup lembaran plastik.

Ia datang ke lokasi tersebut lantaran hendak mengikuti istigasah bagi korban bencana tsunami di Selat Sunda.

"Dibandingkan di rumah, lebih baik di sini."

"Tidak apa-apa kehujanan," kata dia, Senin (31/12/2018) malam.

Sementara itu, Sasa Sabila (19) warga Kecamatan Kesesi menambahkan, perayaan tahun baru di Kabupaten Pekalongan tak semeriah tahun lalu.

“Tahun lalu ada tiga panggung, ada panggung band, gambus dan nonton bareng."

"Tahun ini hanya gambus, istighosah dan tausiyah,” imbuhnya.

Walaupun demikian Sasa bersama teman-temannya tetap merayakan tahun baru bersama di kawasan Alun-alun Kabupaten Pekalongan.

“Mungkin karena sedang ada bencana jadi Pemkab mengadakan istighosah, tapi sedikit terhibur karena ada musik gambusnya," tuturnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved