Selama Tahapan Pilkada 2019, Bawaslu Brebes Tangani 28 Laporan Pelanggaran

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Brebes memproses 28 laporan dan temuan dugaan pelanggaran selama tahapan pelaksanaan pilkada serentak 2018.

Selama Tahapan Pilkada 2019, Bawaslu Brebes Tangani 28 Laporan Pelanggaran
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ketua Bawaslu Brebes, Wakro (kiri) saat memberikan keterangan pers laporan pengawasan tahapan pemilu 2019 selama tahun 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Brebes memproses 28 laporan dan temuan dugaan pelanggaran selama tahapan pelaksanaan pilkada serentak 2018.

Data tersebut terhitung selama proses tahapan pilkada hingga akhir 2018 kemarin.

"Secara keseluruhan, yang tercatat di kami ada 28 laporan masyarakat dan temuan pengawas di lapangan terkait dugaan pelanggaran pilkada," kata komisioner Bawaslu Brebes Divisi Penindakan, Yunus Awaludin Zaman saat di Kantor Bawaslu, Kamis (3/1/2019).

Dari jumlah itu sebanyak 27 merupakan temuan pengawas lapangan, sedangkan satu laporan merupakan dari masyarakat.

Adapun rincian laporan dan temuan tersebut terdiri atas 5 pelanggaran pidana, 17 pelanggaran administrasi, 1 pelanggaran kode etik, dan 5 pelanggaran hukum lainnya yang menyangkut keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS).

Selama Setahun, Bawaslu Batang Tangani Enam Dugaan Pelanggaran Pemilu

Pelanggaran pidana yang dimaksud, kata Yunus, yakni ada yang kampanye di tempat ibadah, lembaga pendidikan, money politics, menggunakan sarana negara dan sebagainya.

"Dari total 28 temuan dugaan pelanggaran, yang terbukti ada 22 kasus. Sedangkan yang tidak ada 6," jelasnya.

Dari enam kasus yang tidak terbukti itu, lima di antaranya merupakan pelanggaran pidana.

Dengan kata lain, semua pelanggaran pidana tidak terbukti.

Ketika ditanya alasannya, Yunus menuturkan fakta dan keterangan yang diperoleh pihaknya tidak memungkinkan untuk melakukan langkah hukum selanjutnya.

"Fakta dan keterangan yang kami kumpulkan dengan teman-teman dari tim Gakumdu (penegakan hukum terpadu) tidak bisa dinaikan ke tingkat selanjutnya. Sehingga dugaan pelanggaran pidana itu lepas," ucapnya.

Bahas Kesalahan Kampanye, Andi Arief: Musuh Pak Prabowo-Sandi adalah Diri Bapak Sendiri

Ketua Bawaslu Brebes, Wakro, mengatakan selama proses atau tahapan pemilu 2019 yang dilaksanakan 2018, ada anggota pengawas di daerah yang mengalami intimidasi.

"Ada satu pengawas kecamatan di Paguyangan yang mengalami intimidasi yang diduga dari tim sukses atau kader partai politik," terangnya. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved