ESDM Provinsi Jateng Akan Kaji Ulang Perizinan Galian C Yang Akibatkan Kerusakan Alam

Kepala Cabang ESDM Serayu Utara, Primasto Ardi bersama timnya mendatangi Desa Donowangun dan Kalirejo Kabupaten Pekalongan, yang rusak karena tambang.

ESDM Provinsi Jateng Akan Kaji Ulang Perizinan Galian C Yang Akibatkan Kerusakan Alam
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kepala Cabang ESDM Serayu Utara, Primasto Ardi, saat ditemui Tribunjateng.com di Desa Kalirejo Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan, Jumat (4/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Laporan tentang rusaknya alam di Desa Donowangun dan Kalirejo, Kabupaten Pekalongan ditanggapi oleh Dinas Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Seruyu Utara sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Provinsi Jateng.

Kepala Cabang ESDM Serayu Utara, Primasto Ardi yang langsung mendatangi dua lokasi bersama timnya, menegaskan kegiatan penambangan di kedua desa menyalahi aturan.

“Memang penambangan galian C di Desa Donowangun sudah habis izinnya dan kini tengah mengusulkan perpanjangan. Namun setelah melihat ke lokasi, penambangan menyalahi aturan karena penambangan dibuat tegak lurus yang harusnya terasering,” katanya, Jumat (4/1/2019).

Warga Desa Donowangun dan Kalirejo Kabupaten Pekalongan Geram Tanah Desanya Terus Dikeruk

Kewajiban melakukan reklamasi setelah pihak pengembang melakukan penggalian, di paparkan Pramisto juga belum dilakukan.

“Nanti akan kami berikan teguran karena melakukan reklamasi merupakan kewajiban, kalau teguran pertama dan kedua tidak diindahkan maka yang ketiga kalinya izin akan dicabut,” paparnya.

Ditambahkannya, di Kabupaten Pekalongan ada sekitar 25 penambangan yang sudah diberikan izin oleh Pemerintah Provinsi Jateng.

“Kami harus meluruskan, tentang perizinan penambangan galian C, ESDM Provinsi Jateng hanya akan memberikan izin jika dari Kabupaten Pekalongan atau Dinas Lingkungan hidup (DLH) mengeluarkan izin lingkungan terlebih dahulu. Jadi tidak ada yang namanya kami mempermudah perizinan penambangan, kedepan akan kami kaji ulang perizinannya,” ujarnya.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi Resmikan Taman Bunga Celosia Obyek Wisata Linggoasri

Terkait batas jarak penambangan dengan pemukiman warga, dijelaskannya, dua penambangan di Desa Donowangun dan Kalirejo belum masuk dalam zona membahayakan.

“Perizinan jarak paling dekat yaitu 50 meter, dan di kedua desa masih dalam zona aman, karena masih diluar ring. Yang kami harus evaluasi adalah cara mereka menambang. Dan kami berharap masyarakat ikut mengawal proses perizinan karena penyaringan izin diawali dari daerah," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved