Tugiyo Respon Positif Upaya Manajemen PSIS Untuk Kembali Merekrutnya

Beberapa legenda PSIS merespon positif upaya manajemen untuk merekrut mereka menjadi bagian dari official tim Mahesa Jenar.

Tugiyo Respon Positif Upaya Manajemen PSIS Untuk Kembali Merekrutnya
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Mantan bintang PSIS, Semarang Tugiyo. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUBJATENG.COM, SEMARANG - Beberapa legenda PSIS merespon positif upaya manajemen untuk merekrut mereka menjadi bagian dari official tim Mahesa Jenar.

Tugiyo misalnya ia bahkan berharap agar upaya itu bisa menjadi kenyataan musim ini. Musim lalu ia masih menjabat sebagai asisten pelatih di Lampung Sakti.

"Tentu kebanggaan bagi saya bisa kembali ke PSIS meski kini bukan lagi sebagai pemai," ucap pemain berjuluk Maradona dari Purwodadi itu.

Tugiyo memang memiliki kenangan manis bersama Mahesa Jenar. Ia berhasil membawa tim kebanggaan warga Kota Semarang itu menjuarai Liga Indonesia pada musim 1999/2000.

Sayangnya ia juga diberi predikat one season wonder, karena setelah juara semusim prestasinya menurun. "Doakan saja semoga memang terealisasi musim ini, komunikasi dengan manajemen masih terjalin," bebernya seperti dikutip dalam rilis yang dikirim media officer PSIS, Sabtu (5/1/2018).

Bukan hanya Tugiyo legenda lainnya Ahmad Muhairah yang juga disebut diincar manajemen juga menanggapi positif. Ia bahkan memastikan selalu siap kapanpun dipanggil untuk membantu PSIS.

"Wong Semarang kanggo PSIS selalu siap," tegasnya. Hal senada juga dilontarkan I Komang Putra. Eks penjaga gawang tim berlambang Tugu Muda itu ingin berbalas budi jika dipercaya untuk kembali memperkuat Mahesa Jenar.

"Soalnya dulu karir saya besar bersama PSIS. Tentu sebuah kebanggaan bisa kembali bekerja untuk tim yang membesarkan saya," tambahnya.

Sebelumnya, CEO PSIS, Yoyok Sukawi menjelaskan pihaknya ingin merekrut legenda-legenda PSIS untuk mengisi beberapa posisi di tim kepelatihan.

Beberapa bama yang diburu adalah Tugiyo, Widyantoro, I Komang Putra, Agung Setyabudi, Ahmad Muhariah, Muhammad Dwofir, Restu Kartiko, Firman Sukmono, Deni Rumba, dan Muhammad Irfan.

Hanya saja slot kosong di kursi kepelatihan kini tinggal menyisakan empat posisi. Semuanya adalah asisten pelatih, asisten pelatih kiper, official di tim Elite Pro Academy, dan official program magang PSIS.

Pastinya beberapa nama itu nantinya akan diseleksi. "Dengan merekrut pada legenda kami ingin kuatkan ikatan emosional tim semakin terbentuk dan menpengaruhi performa skuad," ucap Yoyok.

Saat ini legenda PSIS yang sudah bergabung dengan tim adalah Eko Riyadi (pelatih PSIS U-16), Muhammad Ridwan (pelatih PSIS U-19), dan Khusnul Yaqin (asisten pelatih PSIS U-19). (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved