Bos Cat yang Tabrak Pengendara Motor di Solo hingga Tewas Dituntut 5 Tahun Penjara

Dalam pembacaan tuntutan ini, JPU Titiek membacakan tuntutan di depan majelis hakim dan tersangka

Bos Cat yang Tabrak Pengendara Motor di Solo hingga Tewas Dituntut 5 Tahun Penjara
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Suharto dan Iwan Adranacus bercengkerama sebelum sidang dimulai, Selasa (8/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sidang pembacaan tuntutan kasus bos cat Iwan Adranacus (40) menabrak Eko Prasetio (28) Agustus tahun lalu digelar Selasa (8/1/2019). Pembacaan tuntutan ini mundur dari sedianya dilakukan 13 Desember 2018 lalu.

Jaksa penuntut umum dalam sidang tersebut di antaranya Titiek Maryabi dan Satriawan Sulaksono. Sedangkan Ketua Majelis Hakim sidang ini adalah Krosbin Lumbangaol.

Dalam pembacaan tuntutan ini, JPU Titiek membacakan tuntutan di depan majelis hakim dan tersangka.

Iwan Adranacus dituntut 5 tahun penjara dikurangi masa tahanan.

"Iwan terbukti menabrak Eko Prasetio hingga meninggal," ujar Titiek.

Usai sidang, Iwan Adranacus mengaku pasrah dan ikhlas dengan tuntutan tersebut. Menurutnya majelis hakim lebih mengerti terkait kasus tersebut.

"Saya ikhlas lahir batin. Saya rasa mereka lebih tahu semuanya. Saya ikhlas dan pasrah apapun putusannya," ujarnya.

Sementara, Kuasa Hukum Iwan Adranacus, Joko Haryadi mempertanyakan tuntutan yang dilayangkan ke Iwan Adranacus.

"Tuntutan tersebut didasarkan kepada pengakuan tiga saksi yang tak pernah dihadirkan di persidangan. Itu yang aneh bagi kami," ujarnya.

Menurutnya pihaknya akan melakukan pembelaan, Kamis (10/1/2019) mendatang. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved